Home / Daerah / Maros

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 16:53 WIB

Bupati Maros Buka Pelaksanaan Workshop Menu Pangan Lokal

RAKYATSATU.COM, MAROS – Southeast Asia Ministers of Eucation Organization-Regional Center of Food and Nutririon (Seameo Recfon) menjalin kerjasama dengan US Soybean Export Council (USSEC) dan Poltekkes Kemenkes Makassar untuk melaksanakan kegiatan workshop menu pangan lokal tinggi protein bagi anak usia dini di tiga kabupaten di tiga Kabupaten prioritas stunting, termaksud wilayah Kabupaten Maros.

Kegiatan ini sangat didukung penuh oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, terlihat dalam antusiasnya yang turut membuka langsung kegiatan tersebut di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Sabtu (30/10/2021).

Sebagai upaya penanggulangan stunting, Pemerintah Kabupaten Maros mengajak TP PKK dan Para Pendidik PAUD untuk ikut menjadi peserta.

Pada sambutan yang diungkap, Chaidir syam, beliau akan lebih gencar memberitakan edukasi penanganan stanting pada setiap daerah-daerah yang ada di Kabupaten Maros.

“Daerah stunting akan gencar kami sasar untuk diberikan edukasi penanganan stunting,” tutur Chaidir.

Selain itu Chaidir juga menjelaskan kepada para peserta workshop yang hadir dalam kegiatan ini agar turutserta dalam mengambil bagian untuk penanganan stunting.

“Ini sebagai pengentasan stunting, terlebih di Kabupaten Maros. Ini juga sebagai kampanye konsumsi protein lokal untuk penanganan stunting,” ungkap Bupati.

Selanjutnya, Chaidir menjelaskan data stunting untuk Kabupaten Maros hingga saat ini terhitung 9,47 persen atau sekitar 2.892 kasus stunting. Angka ini terhitung menurun dari angka tahun lalu yakni 13,04 persen atau sekitar 3.812 kasus.

“Kasus stunting di Kabupaten Maros sudah menurun, untuk kasus stunting tertinggi berada di Kecamatan Mandai yakni 359 kasus, disusul Kecamatan Turikale sebanyak 335 kasus dan kasus terendah berada di Kecamatan Mallawa sebanyak 19 kasus,” jelasnya.

Chaidir juga menjelaskan, pencegahan stunting dapat dimulai dengan pemenuhan gizi anak dengan baik. Gizi yang paling potensial adalah protein.

Bupati Maros Buka Pelaksanaan Workshop Menu Pangan Lokal

“Sebagian besar masyarakat masih berpikir kebutuhan protein harus dipenuhi dari daging, ayam atau telur. Padahal ada pangan lokal yang kaya protein dan potensial mencegah stunting, yaitu tempe,” Lanjutnya.

Berharap tempe bisa menjadi potensi makanan lokal untuk pencegahan stunting di Maros.

Terkait protein yang terkandung di dalam tempe, Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Makassar, Manji Lala mengungkapkan tempe bisa jadi prioritas utama untuk penanganan masalah gizi. Terkait penyebab stunting salah satu penyebabnya adalah asupan protein yang rendah.

“Tempe itu sangat luar biasa kandungan proteinnya, kalsium dan zat gizi lainnya. Orang luar bahkan menyebut tempe sebagai the miracle food. Makanan ini bisa jadi prioritas utama dalam menangani masalah gizi,” ungkapnya.

Bergabung secara virtual, Direktur Seameo Recfon, Muchtaruddin Mansyur mengungkapkan, TP PKK bersama pendidik PAUD yang menjadi peserta workshop, semoga bisa menerapkan ilmu yang didapat hari ini dalam kehidupan sehari-hari.

“Peserta semoga bisa menerima materi dengan baik, diaplikasikan juga disosialisasikan ke rumah tangga lain,” ungkap Direktur Seameo Recfon.

Usai penerimaan materi, peserta akan diarahkan untuk mempraktekkan pengolahan pangan lokal tinggi protein berbahan dasar tempe

“Jika semua ibu-ibu bisa kreatif dalam pengolahan pangan protein tinggi, anak-anak akan lebih tertarik untuk mengkonsumsinya. Masalah kekurangan protein pada anak-anak kita akhirnya bisa teratasi,” tutup Muchtaruddin.

Share :

Baca Juga

Bone

RSUD Datu Pancaitana Disorot, Bupati Fahsar : Pasti Ada Evaluasi

Sinjai

Kecamatan Sinjai Borong Tuan Rumah MTQ Tingkat Kabupaten

Daerah

Pemkab Asahan Gelar Promosi dan KIE Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting

Daerah

Rumah Sakit Tipe D Sinjai Mulai Dibangun

Daerah

DPRD dan Pemkab Sinjai Bahas Pembentukan Panitia HUT RI

Daerah

Empat Pejabat Pemkab Sinjai Dilantik Bupati

Daerah

Begini Upaya Puskesmas Liukang Tangaya Untuk Penuhi Target vaksin

Daerah

Bukti Keseriusan Pemerintah, Jalan Penghubung di Sinjai Utara Mulai Dibangun