Home / Daerah / Kriminal / Maros

Sabtu, 30 Juli 2022 - 12:00 WIB

Pelaku Pencurian di Maros Dibekuk Polisi, Tiga di Antaranya di Bawah Umur

Wakapolres Maros, Andi Tonra mengatakan saat memimpin Konferensi Pers, di Mapolres Maros, Sabtu (30/7/2022), kasus pencurian di Jl Poros Kariango, Dusun Padaelo, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Senin (18/7/2022) lalu/ Foto : Arul

Wakapolres Maros, Andi Tonra mengatakan saat memimpin Konferensi Pers, di Mapolres Maros, Sabtu (30/7/2022), kasus pencurian di Jl Poros Kariango, Dusun Padaelo, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Senin (18/7/2022) lalu/ Foto : Arul

RAKYATSATU.COM, MAROS – Kepolisian Resor (Polres) Maros berhasil meringkus pelaku pencurian, di Jl Poros Kariango, Dusun Padaelo, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Senin (18/7/2022) lalu.

Wakapolres Maros, Andi Tonra mengatakan, penangkapan itu atas kerjasama Jatanras Polres Maros, Jatanras Polres Biringkanaya serta Unit Jatanras Polsektabes Makassar sebanyak 12 orang pelaku pencurian berhasil ditangkap . Tiga di antaranya masih berada pada usia di bawah umur. 3 DPO masih dalam proses pencarian.

“Enam orang pelaku diproses di Polsek Biringkanaya. Tiga pelaku diproses di Polsek Mandai Polres Maros, dan untuk tiga pelaku di bawah umur diproses di PPA Polres Maros,” kata Wakapolres, saat memimpin Konferensi Pers, di Mapolres Maros, Sabtu (30/7/2022).

Dia menjelaskan, kejadian berlangsung di depan Alfamidi Jalan Raya Kariango pada Kamis (14/7/2022) sekitar pukul 01:05. Pelapor mengaku sedang duduk-duduk bersama temannya di depan teras Alfamidi.

“Tiba-tiba datang rombongan sekitar 15 orang dengan menggunakan 7 unit sepeda motor. Empat orang langsung turun mengejar korban, tiga diantaranya mengancam dengan busur sedangkan satu pelaku lainnya mengancam dengan sebilah parang,” bebernya.

Merasa terancam ungkap Wakapolres Maros, Korban bersama teman-temannya lari menyelamatkan diri ke kebun samping Alfamidi. Pelaku berhasil mencuri satu buah handphone dan satu pengeras suara.

“Motif pelaku sebenarnya sedang mencari lawannya yang bernama Tito. Tito ini katanya sering nongkrong di wilayah Maros,” sebutnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Maros, Slamet mengungkap, para pelaku dijerat Pasal 365 Ayat (2) ke 2e KUHPidana. Dengan ancaman hukum penjara selama 12 tahun.

Pada penangkapan itu, lanjut Kasat Reskrim, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yaitu alat pengeras suara, ketapel, dan busur/anak panah.

“Pelaku mengakui dan mengembalikan alat pengeras suara yang ia curi, hanya saja satu buah handphone dibawa oleh DPO yang masih dalam proses pencarian,” tuturnya. [Ikhlas/Arul]

BACA JUGA :  Peringati HUT TNI, Pandam Hasanuddin Lakukan Penanaman Jagung Hibrida di Maros

Share :

Baca Juga

Sinjai

Triwulan Pertama, Bapenda Sinjai Catat PAD Capat 26,17 Persen

Daerah

Sebut Miliki Peran Penting, Bupati Amran Lantik Pj Sekda

Daerah

Menpan RB Minta Daerah Sosialisasi Penghapusan Tenaga Non ASN, Andi Seto Bilang Begini

Advertorial

Hadirkan BKKBN Sulsel, Pemkab Maros Lakukan Audit Kasus Stunting

Bone

Hari Ini 137 Peserta Ikuti Seleksi Penerimaan Cata PK TNI AD Sub Panda Bone

Daerah

Pesta Rakyat Tingkat Sitonreng Berakhir, Camat Donri-donri Harapkan Ini

Bantaeng

Begini Yang Dilaksanakan Pangdam XIV Hasanuddin di Bantaeng

Daerah

Belum Ada Ketetapan, Kemenag Sinjai Tetap Siapkan Dokumen Calon Jemaah Haji