Home / Makassar

Rabu, 29 Desember 2021 - 19:10 WIB

Kesal Karena Ditagih, Oknum Kepala UPT SD Aniaya Pemilik Emas

Kasus Berujung Saling Lapor

RAKYATSATU.COM, MAKASSAR – Salah seorang oknum PNS yang berstatus sebagai Kelapa UPT di SD Inpres Kalukubodoa, Jl Teuku Umar kota Makassar, HW di laporkan oleh pihak keluarganya sendiri karena diduga telah menggelapkan Emas seberat 20 Gram.

Tidak hanya itu kasus yang di duga penggelapan emas ini juga berujung ke penganiayaan yang di lakukan oleh HW kepada pemilik emas yakni HS.

Penganiayaan tersebut terjadi lantaran HW kesal karena sang pemilik emas beberapa kali mendatangi kediamannya.

“Saya sudah lelah karena sudah sejak tahun 2017 berusaha menyelesaikannya kasus ini dengan cara kekeluargaan tapi tidak kunjung mendapatkan hasil malahan yang bersangkutan menganiaya saya,” ungkap HS pemilik emas.

Saat ini ia telah melaporkan oknum Kepala UPT SD Inpres Kalukubodoa tersebut kepada pihak berwajib dengan Nomor Pengaduan :TPL/350/XII/2021/Restabes Makassar/Sek B.Kanaya. Hal tersebut HS tempuh dengan tujuan mendapatkan keadilan serta berharap pihak kepolisian dapat menengahi kasus tersebut hinga tuntas.

“Saya berharap adanya tindakan langsung dari pihak kepolisian guna menuntaskan permasalahan ini,” lanjutnya saat dikonfirmasi di rumahnya.

Sementara Aipda Gernos, Humas Polsek Biringkanaya saat di konfirmasi oleh media juga membenarkan bahwa adanya laporan tersebut.

“Benar, pada sekitar pukul 10:30 tanggal 25 Desember 2021 ada seorang warga yang datang dan melaporkan bahwa beliau telah mengalami tindakan penganiayaan yang di lakukan oleh keluarganya sendiri dan laporan tersebut telah di usut oleh tim penyidik,” ungkapnya.

Tidak hanya itu Aipda Gernos juga menjelaskan bahwa adanya aksi saling lapor yang di lakukan kedua belah pihak, baik dari pihak HS maupun dari pihak HW.

“Saat ini kedua belah pihak saling melaporkan, baik dari oknum guru (HS) dan oknum kepala sekolah (HW) hal tersebut menunjukkan bahwa masing-masing pelapor merasa berada di posisi yang benar, maka dari itu tim penyidik terus menggali informasi dari para pelapor maupun para saksi,” lanjutnya.

Sementara ini pihak kepolisian terus melakukan konsolidasi secara kekeluargaan kepada kedua belah pihak, mengingat para pelapor masih terikat satu hubungan darah yakni sepupu.

“Sembari menunggu hasil BAP dari tim penyidik kami terus berupaya untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan terlebih dahulu melihat para pelapor ini masih memiliki hubungan darah yang sangat dekat,” tutup Humas Polsek Biringkanayya Ipda Gernos.

Ungkapan tersebut sepertinya juga di setujui oleh anak kandung dari HS yakni agar permasalahan yang melilit keluarganya bisa cepat terselesaikan.

“Kami hanya menginginkan barang yang dahulu dipinjam oleh yang bersangkutan berupa Emas dalam bentuk gelang seberat 20 Gram di kembalikan dalam bentuk serupa agar permasalahan ini cepat kelar tanpa harusĀ  sampai ke meja hijau,” ungkap anak HS.

Share :

Baca Juga

Makassar

Bupati Sinjai Serahkan Laporan LKPD 2021 ke BPK RI

Makassar

Shalat Ied Prokes Diperketat, Walikota Makassar Harap Tak Ada Cluster Baru

Daerah

Lantamal VI Makassar Buka Layanan Vaksinasi Gratis

Makassar

Jaring Lektor Kepala Poltek Pariwisata Makassar, 45 Asesor Diterjunkan

Makassar

Peduli Lingkungan, PC KMHDI Makassar Tanam Bibit Pohon Mangrove

Makassar

Calon Jemaah Haji Wajo Tiba di Asrama Haji Sudiang, Begini Pesan Amran Mahmud

Makassar

Wabup Maros Perempuan Inspirator Bidang Sosial

Makassar

Suksesi Program Radio Suara Bersatu, Diskominfo Sinjai Teken MoU Bareng PT Telkom