Danrem 141/Tp Hadiri Acara Pra Mattompang, Rangkaian HJB ke 691Danrem 141/Tp Hadiri Acara Pra Mattompang, Rangkaian HJB ke 691

Danrem 141/Tp memperlihatkan sejumlah pusaka yang akan dibersihkan/disucikan (ditompang)

RAKYATSATU.COM, BONE – Danrem 14Toddopuli Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E.M.M bersama Bupati Bone DR H Andi Fahsar M Padjalangi, Forkopimda Kabupaten Bone berserta Dewan Adat Bone menghadiri acara Pramattompang Arajang yang digelar di Museum Arajange Kompleks Rujab Bupati Bone Jl. Petta Ponggawae Kelurahan Manurunge Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Senin (28/3/2021).

Mattompang arajang merupakan upacara adat yang sakral dengan tujuan untuk mensucikan benda-benda pusaka peninggalan kerajaan Bone. Benda-benda pusaka yang ditompang meliputi Teddung Pulaweng (Payung emas), Sembangeng Pulaweng (selempang emas), Kelewang LaTea RiDuni, Keris La Makkawa, Tombak La Sagala, Kelewang Alameng Tata Rapeng (Senjata adat tujuh atau Ade’ Pitu).

Danrem 141/Tp bersama Bupati Bone DR H Andi Fahsar M Padjalangi saat menghadiri acara pra mattompang

Kegiatan Pramattompang dan Ritual Mattompang Arajang tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan jelang hari jadi Bone yang Ke 691 dengan tema”Yatutu Yaupe, Yacapa Yacilaka” Yang berhati-hati yang beruntung, yang gegabah yang sial.

Pencucian benda pusaka tersebut menggunakan beberapa air sumur yang berada di Kabupaten Bone, yakni Bubung Parani, Bubung Bissu, Bubung Tello’, dan Bubung Laccokkong. Sumber mata air ini dikumpulkan sebagai bahan pembersihan benda pusaka.

Acara Pra Mattompang ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi Bone (HJB) ke 691.