Home / Daerah

Jumat, 27 Agustus 2021 - 15:36 WIB

Panen Padi Menjadi Kesyukuran di Tengah Pandemi

RAKYATSATU.COM, WAJO – Sektor pertanian, khususnya padi, menjadi salah satu tumpuan Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, untuk menjaga laju perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Kontribusinya diharapkan terus meningkat di masa mendatang.

Kini sekitar 95 ribu hektare luas wilayah tanaman padi musim rendengan di Wajo sudah mulai dipanen. Hal itu berdasarkan hasil ubinan atau perkiraan Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Wajo.

“Ini tentu menjadi kesyukuran bagi kita bahwa di tengah pandemi Covid-19, sektor pertanian kita masih bisa produktif. Meski demikian, kita berharap atas produksi per hektarenya bisa terus diupayakan untuk ditingkatkan pada panen berikutnya,” kata Amran Mahmud, Bupati Wajo, pada acara panen raya di Kawasan Pertanian Terpadu, di Dusun Masiae, Desa Paojepe, Kecamatan Keera, Jumat (27/8/2021).

Amran menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Desa Paojepe, khususnya keluarga besar H Bahar selalu pemilik lahan persawahan, atas dukungannya terhadap salah satu program unggulan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo yaitu pertanian terpadu.

“Terima kasih banyak Pak Haji Bahar atas dukungannya terhadap program pertanian terpadu yang merupakan salah satu program unggulan kami. Kami berharap dan saya tantang untuk ke depannya bisa diupayakan ada peternakan di kawasan pertanian terpadu milik bapak. Dinas terkait akan siap membimbing dan mengarahkan terkait hal tersebut,” ucap Amran.

Amran juga mendorong kepada masyarakat untuk bisa mengembangkan pertanian terpadu di lahan milik mereka masing-masing. “Kami akan bantu dan bimbing bagi masyarakat yang ingin menerapkan pertanian terpadu di lahan masing-masing. Tapi, yang betul-betul serius,” ucap Amran.

“Dengan begitu, pasti penghasilan kita juga akan meningkat. Ini terus kita dorong, apalagi di masa pandemi saat ini, pemulihan ekonomi menjadi prioritas pemerintah dengan tetap mengupayakan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Sementara tokoh masyarakat sekaligus pemilik lahan pertanian yang hari ini melaksanakan panen raya, H Bahar, menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas kesediaan Bupati Wajo untuk melaksanakan panen raya tanaman padi miliknya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kesediaan Bapak Bupati untuk hadir dan melaksanakan panen di lahan kami. Apa yang disarankan tadi oleh beliau untuk menghadirkan peternakan akan kami upayakan. Memang pertanian terpadu ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program beliau,” ucapnya dengan penuh kegembiraan.

Turut hadir, yakni Anggota DPRD Wajo, Elfrianto, Kepala Dinas Pertanian, Ashar, Kepala Dinas Perikanan, Nasfari, Sekretaris Camat, Kapolsek, dan Danramil Keera, serta Kepala Desa maupun masyarakat Desa Paojepe.

Share :

Baca Juga

Bone

Hadiri Mappadaung Arajang, Bupati Fahsar Minta Generasi Milenial Jaga Budaya

Bone

Kontribusi Nyata Baznas Bantu Madrasah di Bone

Daerah

Penuhi Target Vaksin, Posko Vaksin Hingga Malam Diaktifkan

Daerah

Jelang Lebaran Seluruh Masjid di Maros Disemprot Disinfektan

Advertorial

Kepala Kemenag Wajo Akui Sudah Lakukan Pungli BOP

Sinjai

Bupati Sinjai Tutup Turnamen Olahraga Bulutangkis

Bone

Pimpin Apel Pagi, Danyon Brimob Bone Sampaikan ST Dansat Brimob Sulsel

Bone

Membludak!! Peserta Vaksinasi Covid-19 Padati Mako Brimob Bone