Home / Daerah

Selasa, 27 April 2021 - 16:25 WIB

DPRD Sinjai Lakukan Mediasi Terkait Penabangan Pohon Mahoni

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Polemik penebangan pohon mahoni terletak di Lapangan Bikeru 1, Kecamatan Sinjai Selatan yang menuai protes warga terus bergulir hingga ke DPRD Sinjai.

Hal ini dibuktikan dengan DPRD menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) yang mengundang Dinas terkait, Pemerintah Kecamatan, tokoh masyarakat dan pembawa aspirasi pun turut dihadirkan, Selasa (27/4/2021).

Berlangsung di Ruang Kerja Ketua DPRD Sinjai, Rapat dipimpin Ketua DPRD, Lukman H Arsal dihadiri, Wakil Ketua I DPRD, Sabir, Ketua Komisi I DPRD, Jamaluddin, serta Ketua Komisi III DPRD, Drs Akmal MS.

Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal, mengungkapkan bahwa tujuan rapat pimpinan ini digelar tidak lain untuk memediasi secara kekeluargaan antara Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas terkait dengan pembawa aspirasi atau masyarakat Kelurahan Sangiesseri.

“Menurut informasi,bahwa ada kesepakatan yang dihasilkan dari mufakat antara Pemerintah Kecamatan, Kapolsek Sinjai Selatan, dan Danramil Sinjai Selatan, dengan perwakilan tokoh masyarakat Kelurahan Sangiesseri, olehnya itu Pimpinan DPRD mempertimbangkan bahwa aspirasi ini kita mediasi terlebih dahulu untuk menghasilkan kesimpulan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, apabila dalam pertemuan ini memungkinkan nantinya untuk digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) hal itu tidak menjadi masalah.

Adapun, kesepakatan yang dihasilkan pada mufakat tersebut yakni permohonan maaf oleh Tripika Kecamatan Sinjai Selatan kepada seluruh masyarakat Sinjai Selatan terkhusus masyarakat Lingkungan Bolaromang, Keluarahan Sangiasseri atas kekhilafan dengan tidak melakukan musyawarah sebelum penebangan pohon mahoni dilakukan,dan perwakilan tokoh masyarakat memaafkan atas kekhilafan tersebut sehingga semua pihak menyepakati aspirasi di DPRD untuk tidak dilanjutkan.

Melihat Rapat Pimpinan yang digelar pada hari ini, pembawa aspirasi, Amiruddin, mengaku kecewa karena apa yang menjadi hasil kesepakatan pada mufakat yang dilakukan terhadap Pemerintah Kecamatan dan unsur yang terlibat, dirinya, mengaku tidak dilibatkan terhadap pertemuan tersebut hingga tidak diberitahukan terkait hasil keputusan pada mufakat itu.

Olehnya itu, ia meminta agar DPRD kembali menjadwalkan agar digelar RDP untuk menelusuri siapa pelaku penebangan pohon serta digunakan untuk apa karena komitmen pada penerima aspirasi yang lalu yakni akan menggelar RDP.

“Sebenarnya, masyarakat hanya ingin mengetahui apa penyebab sehingga penebangan pohon mahoni dilakukan dan siapa pelakunya pak,” katanya.

Terlepas dari itu, Amiruddin juga mengaku menyepakati dan memaafkan kekhilafan yang telah dilakukan terhadap penebangan pohon yang tanpa mengeluarkan izin karena kendatinya manusia tidak luput dari khilaf. namun, katanya, karena aspirasi ini sudah terlanjur masuk di DPRD maka sesuai mekanisme persoalan ini diteruskan sampai RDP.

Diakhir rapat, Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal merekomendasikan langsung kepada Komisi terkait untuk digelar RDP membahas apa yang telah terjadi sesuai keinginan pembawa aspirasi.

“Persoalan ini cukup menjadi pelajaran untuk kita semua, saya berharap kedepannya tida ada lagi kejadian seperti ini” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Capai 80 Persen Vaksinasi, Pemerintah Gelar Syukuran

Daerah

Pemerintah dan Forkopimda Siaga di Lokasi Bencana

Daerah

Pemkab Sinjai Terbaik Kedua Penyusunan Roadmap Digitalisasi Daerah

Daerah

Panglima TNI Anugerahi Persit Kodim 1407/Bone Sebagai Wanita Inspiratif

Advertorial

Wabup Wajo Buka STQH ke-XXXII Tingkat Kabupaten

Daerah

Bareng FTBM, Dispusip Sinjai Rangsang Minat Baca

Daerah

Pemkab Sinjai Terima Penghargaan STBM dari Kemenkes RI

Daerah

Wabup Sinjai Resmikan Inovasi Milik Desa Sukamaju