Home / Nasional

Sabtu, 27 Februari 2021 - 09:49 WIB

Sekprov Kaget Dapat Kabar Penangkapan Gubernur Sulsel

RAKYATSATU.COM, MAKASSAR – Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani mengaku kaget mendengar penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia mengaku memang ada yang menelponnya tadi subuh soal kabar tersebut.

“Makanya saya juga kaget karena ada yang telpon tadi subuh soal itu. Karena saya tidur jam 2 malam jadi kaget juga pas bangun,” kata Hayat saat dikonfirmasi, Sabtu (27/2/2021).

Ia mengatakan belum bisa membenarkan kabar tersebut. Pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan KPK.

“Saya juga belum bisa benarkan, saat ini masih konfirmasi ke Pak Choky (Mantan Direktur Korsupgah wilayah IV),” tambahnya.

Hayat juga mengaku sudah mengonfirmasi pihak bandara. dan betul, Nurdin dikabarkan berangkat ke Jakarta dini hari tadi.

“Saya juga sudah kabari orang bandara karena kan ada yang selalu urus tiketnya kalau mau pergi, dan betul beliau berangkat dini hari tadi ke bandara,” beber Hayat.

Diketahui, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dikabarkan ditangkap oleh KPK di rumah jabatan, dini hari tadi. Namun, hingga kini desas desus penangkapan Nurdin masih simpang siur.

Juru Bicara Nurdin Abdullah Veronica Moniaga juga mengaku belum bisa mengonfirmasi hal tersebut.

“Tabe, sejauh ini kami belum bisa mengonfirmasi hal ini sekrang. Secepatnya akan kami kabari apabila sudah terima informasi,” kata Vero

Namun, Vero enggan berkomentar saat ditanya lebih lanjut soal dugaan penangkapan tersebut.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan soal penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. Nurdin Abdullah ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan.

“Iya betul,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Sabtu (27/2/2021).

Fikri belum mau berkomentar banyak soal kasus apa yang menjerat Nurdin. Ia meminta media menunggu rilis resmi dari KPK.

“Tunggu saja rilis resminya,” tambahnya.

 

Sumber : Sulsel.Suara

Share :

Baca Juga

Kesehatan

BPJS Kesehatan Cetak Verifikator Andal dan Bersertifikasi

Nasional

Mabes Polri Minta Tidak Ada Aksi Unjuk Rasa di Tengah Pandemi

Nasional

Soal Demo Anies di Balai Kota, PB HMI : Kita Tidak Ikutan, Itu Organisasi Berbeda

Ekobis

Tumbuh Optimal Diatas IHSG, Kinerja ROBOARMS Generali Tembus Lebih dari 40 Persen

Nasional

PT Antam Dihukum Bayar Emas 1,1 Ton

Nasional

Karena Ini, YLBH Bhakti Keadilan Diganjar Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI

Nasional

Pasca Dibubarkan, Habib Rizieq Bakal Bentuk Ormas Baru

Nasional

Kedubes Malaysia Tanggapi Video Penghinaan Lagu Indonesia Raya