Bareng FTBM, Dispusip Sinjai Rangsang Minat Baca

Bareng FTBM, Dispusi Sinjai Rangsang Minat Baca

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) terus berkomitmen meningkatkan kualitas literasi untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Sinjai.

Salah satu program prioritas Dispusip di tahun 2021 ini dengan meningkatkan gerakan literasi melalui kerjasama dengan komunitas literasi atau Forum TBM yang ada di Sinjai.

“Tahun ini kita mencoba membangun kekuatan yang berbasis ke masyarakat paling bawah seperti di tingkat RT, dusun dan lingkungan. Kita berupaya mempengaruhi masyarakat melalui kekuatan literasi. Kita bisa membangun kekuatan agar masyarakat gemar dalam membaca dengan melibatkan Taman Baca Masyarakat (TBM) yang ada di setiap desa,” kata Pelaksana Tugas Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sinjai, A Jefrianto Asapa, Rabu (27/01/2021).

Jefrianto menganggap bahwa TBM yang tersebar di seluruh desa maupun kelurahan sudah sangat mumpuni untuk membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan pendidikan literasi.

Melalui kerjasama dengan TBM yang telah terbentuk, pihaknya akan kita mengkolaborasikan dengan keberadaan pwrpuatakaan di sekolah sehingga TBM ini tidak perlu membangun perpustakaan atau taman bacaan.

“Jika kondisi normal kembali, mulai tahun ini kita akan mencoba bekerjasama dengan Dinas Pendisikan mrlalui perpustakaan yang ada di seiap sekolah unuk melibatkan TBM dalam mengelola perpustakaan. Misalnya, Jam sekolah dari pagi hingga pukul dua siang, perpusrakaan dikelola oleh pengelola perpustakaan yang ada di aekolah tersebut, nah setelah itu dari pukul dua siang hingga pukul enam sore dikelola oleh TBM yang ada daerah tersebut, ” jelasnya.

Ia berharap perpustakaan sekolah ini bisa menjadi tempat event literasi yang melibatkan masyarakat sekitar, misal menjadi tempat bimbingan belajar, menggambar dan lomba-lomba literasi lainnya,” pungkasnya.

Selain itu, kedepan Dispusip Sinjai juga akan melakukan peningkatan kemampuan pengelola perpustakaan di disekolah dengan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan agar mereka secara mandiri dapat meningkatkan sumber daya manusia yang dimiliki.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk membangun yang namanya Kampung Literasi , salah satu contoh di desa Kalobba itu sudah ada. Mudah-mudahan kedepan setiap kecamatan membentuk kampung literasi, ” tambahnya.