Kaleidoskop 2020 Dunia Sepakbola, Mulai Pelanggaran Protokol Kesehatan Hingga Kompetisi Yang Dihentikan Ditengah Jalan

Kaleidoskop 2020/Ist. Foto : Google

RAKYATSATU.COM – Selama setahun, berbagai peristiwa menarik telah terjadi, khususnya dalam persepakbolaan Internasional. Hal tersebut terangkum dalam Kaleidoskop, edisi bulan April seperti yang dilansir dari INDOSPORT.COM.

Selama bulan April berbagai peristiwa menarik terjadi dalam kancah pesepakbolaan Internasional. Akibat pandemi Covid 19 berbagai liga liga domestik maupun kompetisi dibenua Eropa dihentikan sementara.

selain itu, bulan april dimulai dengan kabar bek Manchaster City, Kyle Walker. Pemain asli Inggris ini kedapatan melanggar protokol kesehatan. Walker diketahui mengadakan pesta seks di kediamannya dengan mengundang dua wanita pekerja seks komersial sekaligus.

Pada tanggal 7 April,  duka menyelimuti dunia sepak bola setelah mantan pelatih Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona, Radomir Antic, dinyatakan meninggal dunia pada usia 71 tahun. Semasa aktif melatih, Antic pernah membawa Atletico Madrid juara LaLiga Spanyol pada musim 1995/1996.

Sehari kemudian, legenda Barcelona, Ronaldinho, yang sempat tersandung kasus paspor palsu akhirnya keluar dari penjara Paraguay setelah ditahan 32 hari. Meski demikian, ia dan kakaknya, Roberto de Assis, masih harus menjalani status sebagai tahanan rumah.

Di pertengahan bulan, kabar mengejutkan datang dari Liga Inggris. Newcastle United diketahui menjadi bidikan Pangeran Mohammed bin Salman dengan Putra Mahkota Arab Saudi itu tinggal selangkah lagi menjadi pemilik baru dengan menggelontorkan dana hingga 300 juta pounds (Rp5,6 triliun).

Usai beredarnya kabar itu, Newcastle United pun santer dikabarkan bakal merombak besar-besaran skuatnya, dan tim kepelatihannya. Sejumlah manajer papan atas seperti Mauricio Pochettino, Massimiliano Allegri, serta Lucien Favre disebut akan menggantikan Steve Bruce.

Sementara itu, sejumlah bintang seperti Gareth Bale dan Philippe Coutinho juga disebut akan diboyong ke St. James Park.

Menjelang akhir bulan, tepatnya pada tanggal 25 April, kabar kurang menyenangkan datang dari Belanda di mana kompetisi Eredivisie musim 2019/2020 resmi dihentikan di tengah jalan. Ajax yang tengah memuncaki klasemen mengalami kerugian karena kompetisi diputuskan diakhiri tanpa juara.

Sementara itu, dari liga top Eropa lainnya yakni Ligue 1 Prancis, kompetisi musim 2019/2020 juga diputuskan untuk dihentikan di tengah jalan.

Meski demikian, berbeda dengan Eredivisie, di Ligue 1 Prancis gelar juara diserahkan kepada Paris Saint-Germain (PSG) dengan sistem penghitungan berdasarkan rata-rata poin per laga.