Home / Headline / Peristiwa

Selasa, 26 Juli 2022 - 17:11 WIB

Sembilan Orang Meninggal Peristiwa Kereta Tabrak Odong-odong

Sebanyak dua balita berusia 2 tahun dan anak usia 8 tahun menjadi korban meninggal kecelakaan kereta api dan odong-odong diSerang. 6 lainnya ibu rumah tangga. Foto: CNN Indonesia/Yandhi

Baca artikel CNN Indonesia

Sebanyak dua balita berusia 2 tahun dan anak usia 8 tahun menjadi korban meninggal kecelakaan kereta api dan odong-odong diSerang. 6 lainnya ibu rumah tangga. Foto: CNN Indonesia/Yandhi Baca artikel CNN Indonesia "2 Balita Jadi Korban Meninggal Kereta Tabrak Odong-odong" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220726154743-20-826341/2-balita-jadi-korban-meninggal-kereta-tabrak-odong-odong. Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

RAKYATSATU.COM, BANTEN – Sebanyak dua balita berusia 2 tahun dan seorang anak usia 8 tahun menjadi korban meninggal dunia kecelakaan antara kereta api dan odong-odong di perlintasan Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.

Total ada sembilan orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Enam korban tewas lainnya merupakan ibu-ibu.

Kesaksian Warga Saat Odong-odong Tertabrak Kereta di Serang
Kesembilan korban kecelakaan maut itu telah dievakuasi dari lokasi dan saat ini berada di ruang jenazah RS Drajat Prawiranegara.

“Saat ini Korban MD masih berada di ruang jenazah untuk dilakukan identifikasi oleh pihak rumah sakit,” kata Kabid Pelayan RS. Drajat Prawiranegara, Efrizal dalam keterangannya, Selasa (26/7).

Kecelakaan maut itu terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (26/7) sekitar pukul 11.15 WIB.

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria menerangkan saat kejadian ada beberapa odong-odong yang melakukan konvoi dan melintas di perlintasan itu.

“Karena memang odong-odongnya ini konvoi, ada konvoi odong-odong di depannya, diangikutin odong-odong depannya lewat, nah yang dia ini buntutnya ternyata tertabrak oleh kereta api,” kata Yudha saat dihubungi.

Yudha turut mengungkapkan bahwa saat kejadian diduga sopir odong-odong itu tidak mendengar suara atau tanda bahwa kereta api sudah mulai mendekat. Walhasil, kecelakaan naas terjadi.

“Tidak mendengar bahwa kereta sudah mendekat,” ucap Yudha. [CNNIndonesia.com]

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Gerak Cepat, Donasi Konsumen Alfa Grup Bantu Korban Gempa di Mamuju dan Majene

Peristiwa

Hindari Longsor, Tim Kemanusiaan Pemkab Soppeng Tempuh Jarak Belasan Jam

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Walannae Bone

Daerah

Pria Dewasa Ditemukan Meninggal Dalam Keadaan Telentang di Area Parkir Bandaran Sultan Hasanuddin

Headline

Presiden Jokowi Tidak Hadiri Grand Launching JIS

Peristiwa

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terpanggang di Dalam Mobil Tua

Daerah

Laka Tunggal di Keera, 1 Meninggal, 7 Luka-luka

Headline

Jakpro Pamerkan Replika Mobil Balap Formula E di Bundaran HI