Home / Daerah

Jumat, 26 Februari 2021 - 22:06 WIB

Jangan Pakai Calo, DPMPTSP Pastikan Pengurusan Izin Mudah

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Bagi warga Kabupaten Sinjai tak perlu pusing dengan pengurusan perizinan, lantaran mengurus izin di Bumi Panrita Kitta’ sebutan daerah Kabupaten Sinjai cukup mudah dan simpel.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sinjai, Lukman Dahlan, mengatakan dengan proses pengurusan izin yang mudah ini, pihaknya mengimbau masyarakat Sinjai untuk tidak menggunakan jasa calo untuk pengurusan izin.

Menurut Lukman, pelayanan perizinan di Kabupaten Sinjai itu sangat mudah sekali, dapat melalui via online melalui aplikasi Sistem Informasi Managemen Pelayanan Administrasi Perizinan Online (SIMPELMI) yang telah diluncurkan oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) tahun 2019 silam.

Selain itu juga dapat dilakukan secara manual atau langsung dengan mendatangi kantor DPMPTSP di Jalan Persatuan Raya Sinjai (depan lapangan Pelti Cakkempong).

“Siapapun yang menawarkan jasa calo tersebut jangan diterima karena urus Izin di Sinjai itu sangat mudah, cukup mendaftar melalui aplikasi maupun secara langsung, isi formulir dan selama berkasnya lengkap akan segera ditindaklanjuti,” kata Lukman Dahlan, Jumat (26/2/2021)

Kemudahan lainnya, kata Lukman ialah dari semua jenis izin yang dikelola oleh DPMPTSP Kabupaten Sinjai, yang jumlahnya 26 izin, hanya 3 yang berbayar.

Ketiga izin yang berbayar itu, diantaranya izin mendirikan bangunan (IMB), izin trayek dan izin reklame, sedangkan 23 sisanya tidak dipungut biaya atau gratis.

“Amat sayang kalau diserahkan kepada calo, kasian masyarakat kita harus membayar lebih dari yang biasanya kalau memang izin yang diurus itu berbayar. Makanya urus sendiri lebih bagus”, tandasnya.

Lebih jauh mantan Kabag Hukum Setdakab Sinjai ini menjelaskan, bahwa dalam pengurusan izin berbayar pihaknya ‘mengharamkan’ petugas untuk menerima langsung uang atau tagihan, sebab sudah ada Perbankan yang telah ditunjuk sebagai mitra penerimaan tagihan retribusi.

“Kalau ada orang atau oknum termasuk pegawai atau siapapun yang menawarkan pengurusan izin agar dihindari. Kami juga tidak menerima uang secara langsung sebagai tanda tagihan retribusi misalnya tapi melalui slip tanda setor dari Bank Sulselbar,” tegasnya

“Jadi amat sayang kalau warga kita misalnya menyerahkan kepada calo yang mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan masyarakat menjadi korbannya,” sambungnya.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk mengurus sendiri izin yang dibutuhkan, karena mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai pengurusan IMB yang mencapai Rp5 juta lebih melalui perantara atau Calo.

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Andi Seto Paparkan Potensi Perikanan Sinjai ke Menteri KKP

Advertorial

Buka Musrenbang Kecamatan, Amran Mahmud Harap Pelaku Perencana Kawal Agenda Pembangunan

Advertorial

Sentra Industri Peternakan dan Logam di Sinjai Dipastikan Rampung Tahun Ini

Daerah

Delapan Kios Pasar Batang Diresmikan Andi Seto

Daerah

Sekolah di Maros Sudah Mulai Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Advertorial

Amran Harap Kehadiran Digitalisasi Keuangan dapat Hasilkan Layanan Publik Yang Lebih Efektif

Daerah

Forkohumas Upaya Pemerintah Berikan Informasi Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Bone

316 Cata PK TNI AD Korem 141/Tp Lolos ke Tingkat Pusat