Home / Daerah

Jumat, 25 Desember 2020 - 05:06 WIB

Dua Pelayanan di Puskesmas Sembilan Sinjai Ditutup

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Dua layanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pulau Sembilan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai terpaksa tutup sementara, lantaran adanya tenaga kesehatan (Nakes) dilaporkan positif terinfeksi Covid-19.

Nakes tersebut dikonfirmasi positif berdasarkan hasil tes swab PCR yang keluar beberapa waktu lalu, dimana dari sepuluh (10) orang yang telah di swab, tiga (3) diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Puskesmas Pulau Sembilan, Agus Salim saat dikonfirmasi mengatakan, penutupan dua layanan di Puskesmas yang ia pimpin menjadi salah satu upaya untuk sterilisasi dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

Kata Agus, dua layanan yang ditutup sejak 23 Desember hingga 3 Januari 2021 mendatang yakni Poli Rawat Jalan dan Poli Antenatal Care (ANC). Namun begitu, sebagai pusat kesehatan masyarakat, pihaknya tetap membuka beberapa layanan.

“Ada pelayanan yang tutup untuk sterilisasi sampai 3 Januari 2021. Tapi pada layanan lainnya kami tetap buka,” kata Agus, Jumat (25/12/2020).

Sementara pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD), Rawat Inap dan Persalinan, ungkap Agus, tetap buka seperti biasa. Tetapi, pada saat berkunjung ke Puskesmas tetap mematuhi protokol kesehatan, penjaga pasien maksimal dua orang dewasa. Demikian juga jam besuk pasien ditiadakan untuk sementara waktu.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pupuk Subsidi Terus disoal, ini yang Dilakukan Legislator Fraksi Gerindra Sinjai

Daerah

Jelang HUT Persit KCK ke-75 Tahun 2021, Ketua Persit KCK Koorcab Rem PD XIV Hasanuddin Lakukan Ini

Daerah

Dorong Generasi Muda, Bupati Sinjai Buka Entrepreneur School

Daerah

Koni dan Dispora Maros Bahas Anggaran dan Bonus Atlet Porprov     

Daerah

Event Sepeda Sehat, Bupati Pinrang Harap Jadi Ajang Edukasi Prokes

Daerah

Begini Cara Pemkot dan Forkopimda Tanjungbalai Perangi Narkoba

Daerah

Chaidir Syam Lantik Pengurus BPKP Kabupaten Maros

Daerah

Polres Maros Akan Tindak Tegas Pelanggar Prokes Yang Nekat Gelar Acara Tahun Baru