35 Tahun Menjabat Sebagai ASN, Ini Pesan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, Dr. Mukhlis Isma

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, Dr. Mukhlis Isma terhitung pada Rabu 24 Februari 2021 resmi memasuki masa purnatugas setelah 35 tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bagi Mukhlis, menjadi seorang ASN harus melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan peraturan serta ketentuan yang berlaku.

Karena itu, dia berpesan kepada para pejabat ASN lingkup Pemkab Sinjai agar bekerja secara profesional dan penuh dengan tanggung jawab yang berorientasi kepada manfaat kepada masyarakat.

“Yang pasti adalah loyalitas kita. Jadi kinerja itu dibangun diatas loyalitas, ketika loyalitas dipertahankan kinerja itu bisa dibangun dengan baik. Walaupun kita tahu kinerja itu pasang surut dan itulah manusiawi, tetapi kalau loyalitasnya kuat apapun kinerja itu bisa selalu dipertahankan,” ucapnya usai memimpin penandatangan perjanjian kinerja lingkup Sekretariat Daerah.

Pemerintah Daerah menurut, Mukhlis adalah satu kesatuan dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong.

“Nah selaku ASN tentu kita harus memberikan dukungan penuh kepada pemimpin kita,” ujarnya.

Sehingga sebagai aparat pemerintah, lanjut Mukhlis tentu berbagai hal harus diupayakan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Meski didalam mengerjakan sesuatu terkadang menemukan kesulitan, tetapi kata dia, itulah suka duka menjadi seorang ASN atau pejabat.

“Aparat pemerintah harus tetap melakukan dengan landasan yang kuat. Apapun itu yang pertama adalah landasan yang kuat karena tidak tertutup kemungkinan belakangan ada sesuatu yang menggugat kinerja kita, karena tiap-tiap aparat pemda itu bertanggung jawab terhadap kinerjanya sendiri,” kata dia.

Karena memang, diakui Mukhlis sejak menjadi ASN sejak tahun 1986 hingga saat ini, berbagai pengalaman suka duka telah dilalui

“Ada yang banyak sukanya sedikit dukanya, ada yang sedikit sukanya banyak dukanya. Tapi itulah yang namanya kerja ikhlas selaku pembantu Bupati menjalankan roda pemerintahan,” urainya.

Pesan terakhir disampaikan sosok pejabat yang dikenal tenang menghadapi berbagai pesoalan, adalah hubungan komunikasi harus terjalin dengan baik.

“Pimpinan dan bawahan membawa organisasi ini dalam suatu konteks komunikasi yang kuat. Karena intinya dari manajemen sampai hubungan baik itulah yang membangun organisasi membawa kinerja organisasi mencapai hasil yang baik pula,” tandasnya.