BPN Target 2024 Seluruh Bidang Tanah di Wajo Miliki Sertifikat

RAKYATSATU.COM, WAJO Kantor Pertanahan Kabupaten Wajo menargetkan di tahun 2024 agar seluruh bidang tanah di Kabupaten Wajo memiliki sertifikat.

Hal ini diungkapkan Kepala Agraria Tata Ruang (ATR)/BPN Kabupaten Wajo, Syamsuddin Kadir saat menggelar Jumpa Pers di The Louge Garden Sengkang, Jumat (24/09/2021).

“Semua bidang tanah pada tahun 2024, itu harus terukur dan harus bersertifikat, sesuai dengan harapan Bapak Presiden Jokowi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsuddin mengatakan bahwa sejauh ini masih ada bidang tanah di Kabupaten Wajo yang akan disertifikat belum terselesaikan disebabkan adanya bencana longsor dan banjir yang melanda Wajo baru-baru ini.

“Berkisar seribu bidang tanah untuk disertifikat belum terselesaikan dengan adanya musibah bencana yang terjadi akhir-akhir ini. Insya Allah bulan November pihak BPN akan kembali turun ke lapangan guna melakukan pengukuran ke bidang bidang tanah tersebut,” tuturnya.

Mantan Kepala BPN Sidrap ini menjelaskan, dalam pembuatan sertifikat tanah pemerintah pusat telah membantu masyarakat dengan adanya bantuan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), bukan lagi Prona.

Dimana kata dia, Program PTSL ini jauh lebih baik dari Program Prona dengan keunggulan menghindari adanya tumpang tindih dan bebas biaya.

“Prona ditiadakan karena banyak menimbulkan persoalan, terutama tumpang tindih lahan. Sehingga Prona digantikan dengan PTSL, dimana PTSL ini dapat mencangkup secara menyeluruh semua sektor,” jelasnya.

Terlebih lagi sesuai dengan Permen dan Perbup, biaya PTSL lebih ringan. “Itu biayanya tidak lebih 200 ribu rupiah, dan ini untuk dipakai pemerintah desa untuk pembelian materai dan patok,” jelasnya.

Sekadar diketahui, program PTSL hadir sejak tahun 2017 sampai tahun ini. Untuk Wajo, BPN sudah menerbitkan puluhan ribu lembar sertifikat.