Petugas Layanan Publik di Sinjai Terima Dosis Kedua Vaksin Covid-19

RAKYATSATU.COM, SINJAI - Setelah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 pada 10 Maret 2021, ratusan petugas pelayan publik kembali menjalani vaksinasi dosis kedua, Rabu (24/03/2021). Ratusan petugas pelayan publik tersebut terdiri dari pejabat ASN dan tenaga honorer Lingkup Pemkab Sinjai, anggota DPRD dan sejumlah pegawai instansi vertikal. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sinjai, Akhriani mengatakan, guna mempercepat vaksinasi Covid-19, Pemkab Sinjai pada hari ini melakukan vaksinasi atau penyuntikan vaksin di berbagai tempat. Sedikitnya ada 3 lokasi tempat penyuntikan yakni di Gedung Pertemuan Sinjai untuk instansi Sekretariat Daerah, Inspektorat, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa, kemudian lokasi kedua Kantor DPRD Sinjai untuk Pegawai dan Anggota DPRD Sinjai serta di Kantor Kejari Sinjai bagi pegawai setempat. Berdasarkan data yang ada, Akhirani menyebutkan ada 619 orang yan akan menjalani suntikan vaksinasi Covid-19 untuk dosis kedua. Jumlah ini terdiri dari pegawai Sekretariat daerah 290 orang, pegawai BKAD 71 orang, Inspektorat 45 orang, pegawai dinas PMD 38 orang, Sekretariat DPRD 137 orang dan pegawai Kejari 38 orang. "Karena sudah 14 hari pas, ini pemberian dosis kedua. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar," terang Akhirani saat ditemui di Gedung Pertemuan Sinjai. Adapun tim vaksinator yang terlibat dalam kegiatan ini diantaranya dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas Balangnipa, Puskesmas Samataring, Puskesmas Panaikang dan Puskesmas Kampala. Sementara itu Inspektur Inspektorat Kabupaten Sinjai A. Adeha Syamsuri saat ditemui usai divaksin mengatakan bahwa hingga saat ini tidak merasakan efek yan mengkhawatirkan. "Dari suntikan pertama hingga sunfikan kedua tidak ada efek yang berarti, paling efek yang timbul rasa lelah dan lapar, namun itu hanya sesaat saja karena setelah kondisi saya kemali normal dan bisa berakivitas kembali," ujarnya. Iapun mengajak kepada masyarakat untuk tidak khawatir dan ragu dengan adanya vaksinasi ini sebab ini merupakan upaya pemerintah agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Setelah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 pada 10 Maret 2021, ratusan petugas pelayan publik kembali menjalani vaksinasi dosis kedua, Rabu (24/03/2021).

Ratusan petugas pelayan publik tersebut terdiri dari pejabat ASN dan tenaga honorer Lingkup Pemkab Sinjai, anggota DPRD dan sejumlah pegawai instansi vertikal.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sinjai, Akhriani mengatakan, guna mempercepat vaksinasi Covid-19, Pemkab Sinjai pada hari ini melakukan vaksinasi atau penyuntikan vaksin di berbagai tempat.

Sedikitnya ada 3 lokasi tempat penyuntikan yakni di Gedung Pertemuan Sinjai untuk instansi Sekretariat Daerah, Inspektorat, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa, kemudian lokasi kedua Kantor DPRD Sinjai untuk Pegawai dan Anggota DPRD Sinjai serta di Kantor Kejari Sinjai bagi pegawai setempat.

Berdasarkan data yang ada, Akhirani menyebutkan ada 619 orang yan akan menjalani suntikan vaksinasi Covid-19 untuk dosis kedua.

Jumlah ini terdiri dari pegawai Sekretariat daerah 290 orang, pegawai BKAD 71 orang, Inspektorat 45 orang, pegawai dinas PMD 38 orang, Sekretariat DPRD 137 orang dan pegawai Kejari 38 orang.

“Karena sudah 14 hari pas, ini pemberian dosis kedua. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” terang Akhirani saat ditemui di Gedung Pertemuan Sinjai.

Adapun tim vaksinator yang terlibat dalam kegiatan ini diantaranya dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas Balangnipa, Puskesmas Samataring, Puskesmas Panaikang dan Puskesmas Kampala.

Sementara itu Inspektur Inspektorat Kabupaten Sinjai A. Adeha Syamsuri saat ditemui usai divaksin mengatakan bahwa hingga saat ini tidak merasakan efek yan mengkhawatirkan.

“Dari suntikan pertama hingga sunfikan kedua tidak ada efek yang berarti, paling efek yang timbul rasa lelah dan lapar, namun itu hanya sesaat saja karena setelah kondisi saya kemali normal dan bisa berakivitas kembali,” ujarnya.

Iapun mengajak kepada masyarakat untuk tidak khawatir dan ragu dengan adanya vaksinasi ini sebab ini merupakan upaya pemerintah agar pandemi Covid-19 segera berakhir.