Volume Sampah Selama Musim Hujan di Maros Meningkat

Tempat Pembuangan Akhir (TPA)/ Ilustrasi/ Buleleng

RAKYATSATU.COM, MAROS – Selama musim hujan volume sampah di Kabupaten Maros mengalami peningkatan.

Hal ini diakui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros, Frans Johan.

“Jadi memang akhir-akhir ini ada peningkatan volume sampah. Khususnya dimusim hujan jika dibanding musim kemarau,” jelasnya.

Sebab kata dia, saat musim hujan banyak pemangkasan pohon sehingga volume sampah meningkat.

“Saat musim hujan kan banyak benda-benda atau barang yang jika terkena hujan gampang rusak sehingga dibuang oleh si pemiliknya. Kadang ada barang-barang yang disimpan saat kemarau tapi saat hujan dibuang. Jadi memang ada perubahan,” paparnya.

Frans juga menyebutkan kalau selama musim hujan volume sampah yang diangkut per harinya bisa mencapai sekitar 50 an ton atau tergantung kondisi cuaca. Sedangkan pada musim kemarau paling hanya mengangkut sekitar 40 sampai 45 ton per hari.

Sementara itu Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros, Muhammad Yusri menjelaskan jika sampah yang masuk ke TPA sekitar 40- sampai 45 ton per hari. Akan tetapi selama musim hujan terjadi penambahan volume sampah sekitar 50 sampai 58 ton per hari.

“Ada penambahan selama musim hujan sekitar 50-58 ton per hari,” ungkapnya.

Yusri menjelaskan kalau oeningkatan volume sampajmh yang terjadi sejak tahun lalu selain disebebkan musim hujan, juga karena penambahan jumlah penduduk yang kian pesat.

“Jadi pertumbuhan penduduk juga menjadi salah satu penyebab bertambahnya volume sampah. Juga karena ada pemangkasan pohon,” paparnya.

Dia menambahkan untuk saat ini sudah ada sekitar 14 unit armada dump truck dan arm roll truck mengangkut sampah.