Ketua TP PKK Sinjai Serahkan Bantuan Makanan dan Vitamin Tambahan Penderita Stunting

Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai Hj A Nurhilda Daramata Seto kepada warga penderita Stunting. Doc Pemda

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Upaya mencegah penyakit stunting merupakan tanggung jawab bersama. Sebagaimana Pemerintah Kabupaten Sinjai yang memiliki komitmen kuat dalam pencegahan stunting dengan cepat.

Inilah yang menjadi motivasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai yang memberikan makanan tambahan dan vitamin kepada balita penderita stunting maupun ibu hamil yang beresiko tinggi atau kekurangan energi kronik (KEK).

Seperti yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai Hj A Nurhilda Daramata Seto yang terjun langsung memberikan makanan tambahan dan vitamin kepada balita penderita stunting di Lingkungan Lengkong, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu pagi (23/12/2020).

Didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai Drs Yuhadi Samad, Camat Sinjai Utara Hj A Hariyani Rasyid, Lurah Lappa A Rivai Azis dan Pengurus serta kader PKK Sinjai.

Andi Nurhilda menyampaikan pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PKK Sinjai terhadap gizi dan tumbuh kembang anak di Sinjai khususnya penderita stunting.

“Hari ini kita memberikan makanan tambahan dan vitamin kepada balita stunting yang mana anggarannya menggunakan bantuan hibah dari Provinsi Sulsel. Bantuan makanan ini diberikan selama 25 hari berturut-turut,” katanya.

Kegiatan pemberian makanan tambahan ini bertujuan juga untuk membiasakan anak-anak memakan makanan bergizi seperti sayur dan buah-buahan agar pertumbuhan mereka di masa depan dapat menjadi anak-anak yang cerdas dan berkualitas.

“Dengan pemberian makanan tambahan kepada balita dan ibu hamil, diharapkan ibu-ibu dapat mempelajari tentang cara mengolah makanan yang murah dengan bahan lokal menjadi makanan yang enak dan bergizi, sehingga di hari berikutnya ibu-ibu bisa mengolah makanan bergizi secara mandiri,” ujar Istri Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA).

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Sinjai Drs Yuhadi Samad mengatakan bahwa pemberian makanan tambahan ini merupakan langkah awal atau pra penanganan stunting, sebab kelurahan Lappa menjadi salah satu lokasi khusus (Lokus) penanganan stunting pada tahun 2021 mendatang.

“Khusus di Lappa ini ada 21 balita penderita stunting yang diberikan makanan tambahan selama 25 hari berturut-turut dan 1 Ibu hamil yang berisiko yang juga mendapatkan makanan tambahan selama 18 hari, ” ujarnya.

Sementara itu salah seorang orang tua dari balita stunting, Indriani mengaku bersyukur dengan adanya program ini sebab pihaknya bisa mengetahui jenis makanan yang bergizi untuk balita.

“Alhamdulillah makanan yang disiapkan membuat anak saya selera makannya bertambah, mudah-mudahan dengan makanan tambahan dan vitamin ini, anak saya bisa lepas dari kasus stunting,” harapnya.