Home / Daerah / Pendidikan / Ragam / Wajo

Jumat, 23 September 2022 - 11:13 WIB

Pekan Budaya Tosora Dinilai Dapat Lestarikan Budaya dan Daya Tarik Wisatawan

Wakil Bupati Wajo, H Amran SE memukul gong tanda dibukanya event tahunan yang dikemas dalam Pekan Budaya Tosora Kabupaten Wajo, yang bertemakan “Wanua Tosora Masengereng”, di Lapangan Bentengpola, Desa Tosora, Kecamatan Majauleng, Kamis (22/9/2022)/ Foto : Yusuf

Wakil Bupati Wajo, H Amran SE memukul gong tanda dibukanya event tahunan yang dikemas dalam Pekan Budaya Tosora Kabupaten Wajo, yang bertemakan “Wanua Tosora Masengereng”, di Lapangan Bentengpola, Desa Tosora, Kecamatan Majauleng, Kamis (22/9/2022)/ Foto : Yusuf

RAKYATSATU.COM, WAJO – Lapangan Bentengpola, Desa Tosora, Kecamatan Majauleng, menjadi pusat digelarnya event tahunan yang dikemas dalam Pekan Budaya Tosora Kabupaten Wajo, yang bertemakan “Wanua Tosora Masengereng”, Kamis (22/9/2022).

Wakil Bupati Wajo, Amran, yang hadir langsung membuka festival ini, menaruh harapan, agar kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin setiap tahunnya.

Menurut dia, event seperti ini selain bagian melestarikan adat dan budaya lokal Wajo, juga diyakini bisa menjadi daya tarik wisatawan atau pengunjung.

“Pekan Budaya Tosora ini merupakan perhelatan akbar hasil kolaborasi berbagai pelaku budaya baik dalam bentuk karya seni klasik maupun tradisi lokal, menciptakan keindahan budaya Wajo serta memamerkan potensi, ciri khas sekaligus keunikan tradisi budaya dari Tosora,” kata Amran.

Dirinya pun mengaprsiasi dan bangga atas keterlibatan komunitas pemuda atau milenial di pekan budaya kali ini.

“Kita tahu, saat ini banyak generasi millennial kita terkadang kegemarannya hanya bermain tik-tok dan sejenisnya di medsos. Akan tetapi, di Desa Tosora ini, mereka menunjukkan hal yang berbeda. Mereka bisa menjadi seniman dan budayawan. Mantap! Saya harus acungi jempol kepada kalian semua,” pujinya.

“Saya atas nama Pemkab Kabupaten Wajo mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak, memberikan apresiasi dan sekaligus penghargaan yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan Pekan Budaya Tahun 2022 di Desa Tosora ini. Mudah-mudahan ini menjadi tonggak perjalanan budaya, kebangkitan peradaban tanah Wajo,” paparnya.

Di Pekan Budaya Tosora, para tamu dan pengunjung disuguhkan berbagai pertunjukan seperti, seni budaya lokal, Anggaru/osong, tari lolusu, dongeng, pencak silat, sure selleang dan baca lontara.

Tak kalah menarik minat pengunjung, yakni Ma’Padendang, Mattojang, Tari Pajaga Makkunrai, Tari Makunrai Ricappa, Getti Lolo na Wajo, Tari Balolippa. Begitu pula pembacaan puisi dan Tari 4 Etnis, serta berbagai rangkaian kegiatan lainnya.

BACA JUGA :  Dinilai Berbahaya, Brimob Bone Tebang Pohon Lapuk di Jalan Protokol

Turut hadir pada kegiatan ini, yakni Ketua DPRD Wajo bersama sejumlah Anggota DPRD Wajo, Forkopimda, Kepala OPD, Dekan Fakultas Budaya Universitas Hasanuddin bersama rombongan, Plt. Camat bersama Danramil dan Kapolsek Majauleng, para Kepala Desa dan Lurah, para tokoh adat, tokoh agama tokoh masyarakat, Ketua IWAPI bersama anggota, pimpinan organisasi, dan undangan lainnya. [Ikhlas/Yusuf]

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Sinjai Apresiasi Kegiatan Jelajah Literasi : Mari Tingkatkan Indeks Literasi

Bone

DPD BAIN HAM-RI Bone Adakan Rakor, Berikut Program Kerjanya

Daerah

Pemkab Sinjai Kembali Anggarkan Pembangunan dan Rehabilitasi di Bidang Infrastruktur

Daerah

Kampus S3 Diharap Bisa Jadikan Maros Daerah Layak Anak

Daerah

Pemkab Sinjai Diganjar Penghargaan Pinisi Sultan Award 2021

Wajo

Rapat Kerja ADMET, Bupati Wajo Bacakan Sambutan Ketua Umum, Ridwan Kamil

Bone

BAZNAS Tampil Beda Pada Pameran Produk Unggulan di Bone

Sinjai

Segini Sebaran Sapi Qurban di Kabupaten Sinjai