Home / Daerah / Sinjai / Teknologi

Jumat, 23 September 2022 - 15:54 WIB

Aplikasi Sibantuki Milik Sinjai Dikenalkan di Tingkat Desa

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Irwan Suaib (batik kuning) saat sosialisasi dalam bentuk Bimtek penerapan Aplikasi Sibantuki, di ruang rapat Bappeda Sinjai, Kamis (22/9/2022) kemarin/ Foto : Dok. Bappeda

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Irwan Suaib (batik kuning) saat sosialisasi dalam bentuk Bimtek penerapan Aplikasi Sibantuki, di ruang rapat Bappeda Sinjai, Kamis (22/9/2022) kemarin/ Foto : Dok. Bappeda

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Sinjai) melakukan sosialisasi Inovasi Pemerintah aplikasi “SiBaNTuKi” (Sinjai Bersatu dan Terintegrasi Tanggulangi Kemiskinan) kepada para perangkat Daerah maupun perangkat Desa.

Mereka mendapatkan pembekalan yang nantinya akan menjadi admin atau pengelola aplikasi melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Aplikasi SiBaNTuKi, di ruang rapat Bappeda Sinjai, Kamis (22/9/2022) kemarin.

Aplikasi yang digagas Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Irwan Suaib ini mulai diperkenalkan fitur-fiturnya.
Pengenal fitur dalam aplikasi tersebut bertujuan mempermudah admin dalam menginput data kemiskinan yang merujuk kepada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta informasi lainnya yang terintegrasi dalam satu sistem.

“Sesuai aturan terbaru bahwa yang menentukan masuknya warga dalam DTKS itu tergantung dari Musyawarah Desa. Makanya admin dari database aplikasi SiBaNTuKi ini adalah para perangkat Desa, karena mereka yang lebih tahu kondisi masyarakat di bawah. Karena itu hari ini, kita melakukan Bimtek bagi perangkat Daerah maupun perangkat Desa yang akan menjadi admin di aplikasi ini,” ujarnya.

Selain perangkat Desa, perangkat Daerah lingkup Pemkab Sinjai juga diberikan ruang untuk meng-update informasi terkait program pengentasan kemiskinan yang telah dilakukan, seperti pemberian bantuan kepada masyarakat.

“Biasanya ada masyarakat yang itu-itu saja mendapatkan bantuan, ada juga yang tidak pernah sama sekali merasakan bantuan dari Pemerintah. Inilah yang kita kembangkan dalam sebuah sistem sehingga aplikasi ini bisa menjadi bahan monitoring dan evaluasi bagi Pemerintah, apa saja bantuan yang telah diberikan dan siapa-siapa saja masyarakat yang telah menerima bantuan. Itu dapat kita ketahui datanya dengan jelas, karena akan muncul didalam sistem itu by name by address,” sambung Irwan.

Karena itu, ia mengajak kepada seluruh perangkat Daerah dan stakeholder diluar dari perangkat Daerah untuk bergotong royong bekerjasama untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sinjai dengan database yang ada pada aplikasi SiBaNTuKi.

BACA JUGA :  Pemkab Sinjai Siapkan Rp68 Miliar Untuk Peningkatan 17 Ruas Jalan

“Ke depan, aplikasi ini akan menjadi milik kita semua untuk membantu masyarakat miskin agar kebutuhan dasarnya terpenuhi, serta bagaimana mereka bisa mendapatkan lapangan pekerjaan sehingga bisa keluar dari kemiskinan,” pintanya.

Sebagai langkah awal, aplikasi SiBaNTuKi mulai dikembangkan di 6 Desa, diantaranya Desa Lamatti Riawang, Kecamatan Bulupoddo, Desa Biroro Kecamatan Sinjai Timur, Desa Palae Kecamatan Sinjai Selatan, Desa Baru Kecamatan Sinjai Tengah, dan Desa Kassi Buleng Kecamatan Sinjai Borong. [Ikhlas/Sudirman]

Share :

Baca Juga

Sinjai

Jajaran DPRD Sinjai Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten, Begini Harapan Ketua

Daerah

Dinkes Sinjai Lakukan Orientasi Program Penanggulangan Penyakit Kusta

Daerah

Vaksinasi Pintu ke Pintu Pemkab Wajo Dapat Apresiasi dari Presiden

Bone

Sekwan DPRD Bone Terima Aspirasi Wartawan, Ini Tuntutannya

Daerah

Munas APKASI, Bupati Sinjai Sampaikan Ini

Bone

Puskesmas di Bone Ikuti Lomba Nakes, Ini Harapan Bupati Fahsar

Daerah

Bupati Sinjai Berbelasungkawa Atas Wafatnya Ketua MUI Sulsel, Sanusi Baco

Sinjai

Selama Ramadan, PDAM Sinjai Gratiskan Biaya Air Bersih Untuk Masjid