Home / Daerah / Wajo

Kamis, 22 September 2022 - 15:22 WIB

Tim Supervisi IFAD Diharapkan Sasar Sasar Seluruh Kecamatan

Wakil Bupati (Wabup) Wajo, Amran, SE (batik biru) saat menerima kunjunga Tim Supervisi IFAD di dalam Proyek Pengembangan dan Manejemen Irigasi Partisipatif Terintegrasi, di lounge Kantor Bupati Wajo, Kamis (22/9/2022)/ Foto : Yusuf

Wakil Bupati (Wabup) Wajo, Amran, SE (batik biru) saat menerima kunjunga Tim Supervisi IFAD di dalam Proyek Pengembangan dan Manejemen Irigasi Partisipatif Terintegrasi, di lounge Kantor Bupati Wajo, Kamis (22/9/2022)/ Foto : Yusuf

RAKYATSATU.COM, WAJO – Wakil Bupati (Wabup) Wajo, Amran, SE menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menilai sangat terbantu dengan pelaksanaan Proyek Pengembangan dan Manejemen Irigasi Partisipatif Terintegrasi atau Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP).

Menurut Wabup, IPDMIP sejalan dengan 25 program kerja nyata pemerintah daerah (pemda) Wajo, yakni Pembangunan Pertanian Terpadu (Integrated Farming).

Saat menerima menerima kunjungan tim supervisi International Fund Agricultural Development (IFAD) ke Wajo, di lounge Kantor Bupati Wajo, Kamis (22/9/2022). Amran mengatakan perlu adanya upaya besar dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kita dukung penuh terhadap upaya IPDMIP dalam mengatasi berbagai kendala dan meningkatkan produktivitas pertanian, serta mengurangi kemiskinan di perdesaan, mempromosikan kesetaraan gender, dan meningkatkan gizi. Juga meningkatkan nilai pertanian irigasi berkelanjutan,” katanya.

Dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan program ini di Wajo yang sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir.

“Hal ini juga sejalan dengan 25 program kerja nyata kami, yaitu Pembangunan Pertanian Terpadu (Integrated Farming) serta Melahirkan 10.000 Entrepreneur Baru, khususnya di bidang pertanian. Juga diharapkan ke depannya bisa meningkatkan kesejahteraan petani dengan mengupayakan sistem resi gudang,” terangnya.

Amran pun menyampaikan selamat melaksanakan supervisi kepada seluruh tim. “Kita berharap semoga kegiatan seperti ini bisa menyasar seluruh kecamatan di Kabupaten Wajo,” harapnya.

Sementara, Pamela Fadhilah dari Deputi Teknis Manager IPDMIP menjelaskan bahwa kunjungan supervisi ini memang fokus untuk IDPMIP.
“Proyek ini adalah proyek yang terintegrasi antara rehabilitasi jaringan irigasi, perbaikan kelembagaan pengelolaan irigasi, dan penguatan kelembagaan petani melalui pendekatan penyuluhan. Jadi, ini melibatkan tiga unsur kementerian, yaitu Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertanian,” bebernya.

BACA JUGA :  Pemkab Sinjai Siapkan Rp68 Miliar Untuk Peningkatan 17 Ruas Jalan

Turut hadir dalam kegiatan itu, Mr. Thierry Maheoux dan Mr. Tonny Ryan dari IFAD, Nurul Mutmainah dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Wisnu Widagdo dari Direktorat Bidang Pangan dan Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Pamela Fadhilah dari Deputi Teknis Manager IPDMIP, dan Welliana Sitanggang dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).

Sementara, Amran didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, Armayani, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ashar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Dwi Apryanto, bersama pimpinan perangkat daerah terkait atau yang mewakili serta pimpinan perbankan. [Ikhlas/Yusuf]

Share :

Baca Juga

Daerah

Amran Mahmud Ungkapkan Kebanggaan, Putri Asal Wajo Ikuti Simposium Internasional di Turki

Sinjai

Disdik Sinjai Salat Gaib Untuk Mantan Bupati Andi Rudiyanto Asapa

Daerah

Perindag dan ESDM Sinjai Gelar Diklat Pembuatan Produk Olahan

Daerah

DPRD Takalar Konsultasi Penyusunan Perangkat Daerah di DPRD Sinjai

Sinjai

Didampingi Dinkes Sinjai, Bayi Kelainan Jantung Bawaan Kini dapat Layanan Lebih Lanjut

Daerah

Pemkab Pangkep Terima Bantuan APD dan Peralatan Penanganan Covid-19

Daerah

Resmikan Gedung Baru RSUD Sinjai, Wagub Sudirman : Kualitas Pelayanan Harus Meningkat

Daerah

Maros Zero Kasus Positif, Pemerintah Gencar Lakukan Vaksinasi