Wajo Dekati Zona Hijau, Pemerintah : Jangan Abai Prokes

RAKYATSATU.COM, WAJO - Pemerintah Kabupaten Wajo merlalui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wajo, Safaruddin menjelaskan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan selama beberapa pekan terakhir. Dalam informasinya, kasus covid-19 di Bumi Lamddukelleng sebutan lain daerah tersebut, perlahan melandai. Bahkan dikutip dari laman beranda covi19.go.id per 21 September 2021, bahwa peta resiko covid-19 untuk Kabupaten Wajo sudah turun dari Zona Orange menjadi Zona Kuning. "Berdasarkan data dari satgas covid-19 Kabupaten Wajo, jumlah kasus terkonfirmasi kasus covid-19 sisa 8 orang. Rinciannya, 3 orang sementara dirawat, 5 orang isolasi mandiri, sementara 1.365 sudah dinyatakan sembuh, 69 orang telah meninggal dari total keseluruhan jumlah kasus 1.442 orang," kata Safaruddin, Selasa (21/09/2021). Lanjut Safaruddin, yang juga Kabid Humas Pemkab Wajo ini, mengakatan data terakhir sebanyak 7 orang yang dinyatakan sembuh dan tidak ada penambahan kasus. Safaruddin menjelaskan, bahwa status Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Wajo juga sudah turun dari status PPKM Level 3 menjadi PPKM level 2. “Ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua per tanggal 20 September 2021. Untuk tindak lanjut di tingkat Kabupaten Wajo, sementara disusun pengaturannya," jelasnya. Meski tingkat kesembuhan tinggi, status zona resiko dan status PPKM sudah turun, Safaruddin tetap meminta dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. ” Mari tetap kita disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu 5 M, Memakai masker, Rajin mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengurangi mobilitas dan Menghindari kerumunan, khususnya ketika beraktifitas di luar rumah,” himbaunya. Selain itu, dia juga meminta kepada masyarakat agar melakukan vaksinasi guna meningkatkan kekebalan tubuh. “Jangan takut untuk melakukan vaksinasi. Ini merupakan bentuk ikhtiar kita agar tidak terpapar virus ini dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh. Vaksin itu aman dan halal,” ucapnya. “Kita berharap dengan semangat kebersamaan semua pihak, kita bisa segera menuju ke posisi nol kasus dan kembali ke zona hijau,” kuncinya.

RAKYATSATU.COM, WAJO – Pemerintah Kabupaten Wajo merlalui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wajo, Safaruddin menjelaskan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan selama beberapa pekan terakhir.

Dalam informasinya, kasus covid-19 di Bumi Lamddukelleng sebutan lain daerah tersebut, perlahan melandai. Bahkan dikutip dari laman beranda covi19.go.id per 21 September 2021, bahwa peta resiko covid-19 untuk Kabupaten Wajo sudah turun dari Zona Orange menjadi Zona Kuning.

“Berdasarkan data dari satgas covid-19 Kabupaten Wajo, jumlah kasus terkonfirmasi kasus covid-19 sisa 8 orang. Rinciannya, 3 orang sementara dirawat, 5 orang isolasi mandiri, sementara 1.365 sudah dinyatakan sembuh, 69 orang telah meninggal dari total keseluruhan jumlah kasus 1.442 orang,” kata Safaruddin, Selasa (21/09/2021).

Lanjut Safaruddin, yang juga Kabid Humas Pemkab Wajo ini, mengakatan data terakhir sebanyak 7 orang yang dinyatakan sembuh dan tidak ada penambahan kasus.

Safaruddin menjelaskan, bahwa status Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Wajo juga sudah turun dari status PPKM Level 3 menjadi PPKM level 2.

“Ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran
Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua per tanggal 20 September 2021. Untuk tindak lanjut di tingkat Kabupaten Wajo, sementara disusun pengaturannya,” jelasnya.

Meski tingkat kesembuhan tinggi, status zona resiko dan status PPKM sudah turun, Safaruddin tetap meminta dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

” Mari tetap kita disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu 5 M, Memakai masker, Rajin mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengurangi mobilitas dan Menghindari kerumunan, khususnya ketika beraktifitas di luar rumah,” himbaunya.

Selain itu, dia juga meminta kepada masyarakat agar melakukan vaksinasi guna meningkatkan kekebalan tubuh.

“Jangan takut untuk melakukan vaksinasi. Ini merupakan bentuk ikhtiar kita agar tidak terpapar virus ini dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh. Vaksin itu aman dan halal,” ucapnya.

“Kita berharap dengan semangat kebersamaan semua pihak, kita bisa segera menuju ke posisi nol kasus dan kembali ke zona hijau,” kuncinya.