Di Depan Bupati, Kepaka Bulog Soppeng Jamin Ketersediaan Beras
RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dan Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle Ks Dalle, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bulog Soppeng, Senin (3/3/2024)
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Soppeng, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
Di hadapan dua pemimpin Soppeng itu, Kepala Cabang Bulog Soppeng, Faisal Armin, melaporkan ketersediaan beras yang aman hingga 10 bulan ke depan.
Bulog Soppeng memiliki dua gudang utama, berkapasitas 6.000 ton (Panincong) dan 2.500 ton (Laburawung).
Untuk mengoptimalkan kapasitas penyimpanan menjelang panen raya, Bulog Soppeng berencana menjalin kerjasama dengan pihak swasta yang memiliki gudang di perbatasan Kabupaten Sidrap guna menambah kapasitas penyimpanan.
Langkah ini, menurut Faisal Armin, bertujuan untuk menjamin kelancaran distribusi dan stabilitas harga beras di Kabupaten Soppeng.
"Ketersediaan beras hingga 10 bulan ke depan sudah aman. Langkah ini kita ambil untuk memastikan kelancaran distribusi dan menjaga stabilitas harga beras di Kabupaten Soppeng," jelas Faisal Armin.
Bulog Soppeng juga telah menjalin kerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan Peternakan dan Perikanan (TPHPKP) Kabupaten Soppeng dan TNI untuk memastikan koordinasi yang efektif dalam pengelolaan stok beras.
Upaya optimalisasi koordinasi ini sedang dilakukan untuk memastikan kelancaran proses transisi penyimpanan.
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk memfasilitasi Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan.
"Kita akan memfasilitasi Bulog agar upaya menjaga ketersediaan pangan dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan arahan langsung dari Presiden," ujarnya.
Selain itu, Bupati Soppeng juga menjelaskan bahwa selain menjaga ketersediaan pangan juga harus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga agar program ini berjalan efektif dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menambahkan pentingnya memperhatikan kesejahteraan petani dan keberlangsungan usaha pedagang, selain ketersediaan pangan.
Ia juga menyoroti peran strategis Bulog berdasarkan peraturan Presiden, namun juga menekankan pentingnya dialog dan kerja sama dengan pelaku usaha untuk menghindari kebijakan yang merugikan salah satu pihak.
"Posisi dan tanggung jawab strategis Bulog mengacu pada peraturan Presiden. Namun, kita juga harus mempertimbangkan sisi lain dari pelaku usaha. Jangan sampai ada satu sisi yang terpenuhi sementara sisi lain terabaikan," jelas Ir. Selle KS Dalle.
"Ini tanggung jawab kita bersama, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok seperti jagung dan beras," sambungnya.
Lebih lanjut, Ir. Selle KS Dalle menyatakan bahwa dalam situasi tertentu, kepentingan negara dan hajat hidup orang banyak menjadi prioritas utama.
Namun, Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen untuk mendengarkan dan mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terlibat dalam rantai pasokan pangan.
"Kami akan mendengarkan dan mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terlibat. Ini adalah tugas pemerintah yang harus berjalan beriringan," tandasnya.