Iklan

Iklan

Ancam Turunkan Massa Lebih Banyak, PT Malea di minta Penuhi Tuntutan Warga Buakayu

09 Mei 2019, 3:08 PM WIB Last Updated 2019-05-09T07:08:27Z

RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Kehadiran PT Malea Energy Hydropower dianggap tak memberikan dampak positif bagi warga Buakayu.


PT Malea yang dinilai akan membawa kemajemukan lembang (desa) di sekitarnya, justru merugikan warga dengan pengrusakan lingkungan dan mengakibatkan longsor di beberapa  titik yang terjadi pada 28 April 2019 lalu.


Bersama pendeta Natan, Kepala Lembang Buakayu, Jhonlie Sandakila' serta warga Buakayu melakukan aksi damai di lokasi PT Malea, Kantor DPRD Tana Toraja dan di Kantor Bupati Tana Toraja.


Harapannya pun agar aspirasi mereka sebagai warga Buakayu dipenuhi. Salah satunya, mereka meminta supaya ada insentif bagi aparat pemerintah Lembang Buakayu, seperti aparat Lembang (Desa) yang lain di sekitar Perusahaan.


Di poin berikutnya, warga Buakayu meminta supaya ada jaminan bagi masyarakat yang kena dampak negatif dari perusahaan, serta kalau PT. Malea sudah berproduksi supaya ada aliran listrik gratis kepada masyarakat Lembang Buakayu.


Di poin ke-5, warga Buakayu meminta supaya ada anggota masyarakat Lembang Buakayu, satu atau dua orang yang diangkat oleh perusahaan sebagai tenaga humas.


Dari sembilan poin yang diminta, warga Buakayu memberikan waktu 1 atau 2 minggu kepada Perusahaan untuk memberikan pernyataan secara tertulis sebagai jawaban atas tuntutan tersebut (sampai batas waktu tanggal 24 Mei 2019).


Diketahui, warga Buakayu akan menurunkan massa yang lebih banyak lagi, jika permintaan tersebut tidak dipenuhi. (Kris)





Komentar

Tampilkan

  • Ancam Turunkan Massa Lebih Banyak, PT Malea di minta Penuhi Tuntutan Warga Buakayu
  • 0

Terkini

Iklan