RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Bibit jagung yang ditanam oleh Petani Kelurahan Ratte Buttu Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, akhirnya dipanen, Kamis (12/7).
Hasil jagung yang tanam selama 120 hari tersebut dilahan satu hektar menghasilkan 10 ton jagung unggul, yang seperduanya nanti akan diolah menjadi pakan ternak ayam super, yang rencananya akan dibudidayakan oleh Dinas Pertanian Tana Toraja di wilayah Bonggakaradeng dan Rano.
Koordinator Penyuluh Kecamatan Bonggakaradeng, Mastil mengatakan bahwa panen ini menjadi awal yang baik untuk dilanjutkan ke depan, apalagi struktur tanahnya bagus dan masih banyak lahan kosong yang tidak dipergunakan oleh warga.
"Panen ini menjadi awal yang baik, apalagi struktur tanahnya bagus dan masih banyak lahan kosong yang tidak dipergunakan oleh warga," kata Mastil.
Mastil pun berharap agar nantinya Kecamatan Bonggakaradeng dan Rano, akan menjadi penghasil jagung terbesar dan akan disupplay untuk Kabupaten tetangga yakni Enrekang dan Palopo.
"Kami berharap agar nantinya Kecamatan Bonggakaradeng dan Rano, akan menjadi penghasil jagung terbesar dan akan disupplay untuk Kabupaten tetangga yakni Enrekang dan Palopo,"tambah Mastil.
Diketahui, Dinas Pertanian Tana Toraja juga menggandeng Bhabinkamtibmas Polsek Bonggakaradeng untuk bersama-sama menyukseskan penanaman jagung berkualitas tersebut.
Bahkan Babinsa Bonggakaradeng pun ikut serta melakukan pengawasan terhadap pertumbuhan jagung dari serangan binatang liar yang masih banyak berkeliaran di wilayah Bonggakaradeng. (Kris)