Home / Daerah / Maros

Sabtu, 20 November 2021 - 20:21 WIB

RAPBD 2022 Maros Disetujui DPRD

RAKYATSATU.COM, MAROS – DPRD Maros kembali menggelar rapat paripurna, Jumat  (19/11/2021).

Rapat paripurna kali ini terkait penetapan program pembentukan peraturan daerah (Perda) Kabupaten Maros tahun 2022, ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama Raperda tentang RAPBD tahun anggaran 2022.

Target pendapatan daerah tahun depan sebesar Rp 1.489.682.155.614. Sedangkan belanja daerah Rp 1.502.958.766.112. Ada defisit berkisar Rp 13.276.610.498

Pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir itu terungkap bahwa, pendapatan asli daerah (PAD) proyeksi 2022 sebesar Rp 295.602.440.614. Kemudian, pendapatan transfer sebesar Rp1.194.079.715.000.

“Dana transfer pusat sebesar Rp1.129.975.262.000. Transfer antar daerah sebesar Rp64.104.453.000. Transfer pusat terdiri dari dana perimbangan Rp 1.031.059.645.000, DID sebesar Rp18.413.677 dan dana desa Rp80.501.940.000,” jelas Chaidir.

Mantan ketua DPRD Maros itu menambahkan, rencana belanja pada tahun 2022 direncanakan sebesar Rp 1.502.958.766.112. Dari jumlah tersebut, belanja pegawai  Rp619.793.295.950. belanja barang dan jasa Rp 294.872.123.960,
belanja hibah Rp10.000.000.000.

“Belanja modal Rp 403.548.162.402. Belanja tidak terduga sebesar Rp2.500.000.000. Belanja transfer berupa belanja bantuan keuangan Rp172.245.183.800,” kata Chaidir.

Chaidir menyebut pihaknya akan fokus pada beberapa sektor. Misalnya pada sektor pendidikan, pihaknya akan menambah sekolah di beberapa kecamatan.

“Dengan lonjakan penduduk di Tompobulu, Mandai, dan Moncongloe kita akan menambah Sekolah Menengah Pertama (SMP),” katanya.

Pada Sektor kesehatan, pihaknya akan menyelesaikan pembangunan di rumah sakit daerah La Palaloi. “Kemudian persiapan pembangunan rumah sakit di Kecamatan Camba sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan.  Persoalan stunting hingga TBC juga kita tuangkan di APBD, ” terangnya.

Lebih jauh dia mengatakan, bahwa akan Menghidupkan kembali UMKM yang akan ada di Maros. “Kita akan membuat beberapa kegiatan UMKM, seperti menghidupkan kembali sentar UMKM di Tompobulu pasca pandemi Covid-19,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menyiapkan peluang kerja untuk generasi muda. “Ini juga merupakan hal yang sangat penting, sebab angka generasi muda di Maros sudah diatas 50 persen,  misalnya disektor pertanian, ada program yes yang dapat diisi oleh petani milenial,” ucapnya.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Asahan Resmikan Desa Taman Sari Sebagai Kampung Tangguh berbasis Mikro

Advertorial

Pemkab Asahan Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

Daerah

Audiensi NPC Kabupaten Asahan Dengan Bupati Asahan

Daerah

Tim Wasev Mabesad Kunjungi Kodim 1405/Mallusetasi Dalam Rangka Ini

Daerah

Hadiri MoU Polres dan PT Pos Sinjai, Wakil Ketua II DPRD : Mempermudah Pelayanan Untuk Masyarakat

Daerah

Buka Asahan Expo 2022, Bupati Surya juga Berikan Piagam kepada Wajib Pajak dengan Nilai Setoran Tertinggi

Sinjai

TPP Dua Bulan ASN Sinjai Tunggu Rekomendasi Kemendagri

Daerah

Demi Tugas Negara, Pasukan BKO Satbrimob Polda Sulsel Tembus Medan Darat Papua Sejauh Ratusan Kilometer