Home / Maros

Rabu, 20 Juli 2022 - 23:47 WIB

Kepala BPKA Sulsel Makin Gencar Menyelesaikan Trase Kereta Api Makassar-Parepare

Kementerian Perhubungan terus menggenjot penyelesaian pembangunan jalur Kereta Api (KA) Trans Sulawesi (Foto: Dok Kementerian Perhubungan)

Kementerian Perhubungan terus menggenjot penyelesaian pembangunan jalur Kereta Api (KA) Trans Sulawesi (Foto: Dok Kementerian Perhubungan)

RAKYATSATU.COM,MAROS – Desain jalur Kereta Api (KA) untuk segmen Makassar dikabarkan akan melayang (elevaten). Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Amanna Gappa kepada wartawan di kantor Balai Pengelolaan Kereta Api Sulsel, Rabu (20/7/2022).

Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Amanna Gappa mengungkapkan, pembangunan trase kereta api di kota Makassar perlu elevated. Sebab, kondisi jalur yang tidak memungkinkan.

“Melihat perencanaanya masuk dalam jalur utama kota yang sangat padat serta volume kendaraan juga sangat tinggi. Desain jalur KA sebaiknya elevated,” ungkapnya.

Ada dua pilihan yang akan diambil jika pembangunan sampai ke Kota Makassar, yakni dengan elevated (jalur layang sejajar jalan tol) seperti jalur yang ada di jawa dan sumatra atau dengan membuat trowongan bawah.

Selain aspek volume kendaraan, pihaknya juga sangat mempertimbangkan aspek efisiensi serta biyaya yang dibutuhkan dalam pembangunan tersebut.

“Pihak kami berusaka semaksimal mungkin dalam pengerjaan ini agar pengunaan anggaran tidak terlalu boros namun tetap efisien,” ungkapnya.

Menurut kepala KAI Sulsel ini, jika menggunakan kontruksi elevated di Makassar cukup besar, perkilo meternya bisa mencapai Rp300 milliar. Sementara anggaran yang disiapkan oleh pusat terbatas.

“Pembangunan trase Makassar sangatlah besar, perkilo meternya itu bisa memakan biayanya Rp300 milliar. Ini karena desain jalur at grade di Makassar harus kuat serta tidak ada jalur perpotongan di jalan raya,” bebernya.

Dirinya menyebutkan, untuk desain kontruksi at grade telah dikaji secara mendalam dan telah memperhitungkan kemungkinan banjir yang akan terjadi nantinya dengan jangka waktu 50 tahun kedepan.

“Secara desain pembangunan ini telah memperhitungkan banjir jika curah hujan sangat tinggi. Pihak kami nantinya akan menyediakan alat penyeimbang guna menangani musibah banjir,” kata dia.

Saat ini KAI sangat fokus pada percepatan pembangunan kereta api lintas kabupaten di sekitar lahan yang telah dibebaskan agar bisa secepatnya diselesaikan. Tentu, agar masyarakat Sulsel bisa secepatnya menikmati fasilitas transporttasi umum tersebut.

Selain itu, Putra Daerah tersebut juga berharap, agar Pengerjaan rel kereta yang berjudul Makassar-Pangkep ini tidak diubah-ubah.

“Yang sekarang kita fokuskan adalah bagaimana mengawal pembangunan ini (kereta api) supaya tuntas dengan judulnya, Makassar-Parepare, jangan sampai kita yang mengubah-ubah, sementara tahapannya sudah selesai semua,” tutupnya.

Sementara itu, PK pengadaan lahan, Ryco Pradhana Candra menyampaikan, terkait dokumen untuk RTRW telah terbit dan sudah disahkan.

“Jadi semua sudah selesai dokumennya, sudah selesai izin lingkungan. Kalau pembahasan RTRW ini telah terbit RTRW provinsi dan telah disahkan, dimana untuk trase pengadaan lahan ini (Makassar) sudah sesuai dengan RTRW di Sulsel,” jelasnya.

Ryco menuturkan, pihaknya juga telah sepakat dengan Pemprov Sulsel selaku yang berwenang untuk penetapan lokasi proses RTRW.

“Kalau untuk proses diskusi dan koordinasi, memang kami di tahun 2021 sudah membahas proses pengadaan tanah. Dan kita juga telah berkomunikasi dan berkunjung ke Pemprov Sulsel sebagai instansi yang berwenang dalam menetapkan lokasi dan sudah ada kesepakatan dari awal,” pungkasnya. [Ikhlas/Arul]

Share :

Baca Juga

Daerah

Begini Harapan Bupati Maros di Pemilihan Duta Anti Narkoba

Maros

Persiapan Ajang Pra-Penas di Maros Capai 50 Persen

Daerah

Jalin Kerjasama Dengan Eco Farming, Begini Target Persoroda Maros Tingkatkan Hasil Pertanian

Maros

Disdikbud Maros Gelar Workshop Pengelolaan Dana BOP Bagi PAUD

Daerah

Kwarran Pramuka Mandai Raih Dua Penghargaan dari Kwarcab Maros

Maros

Bupati Maros Terima Bantuan Logistik Kesiapsiagaan dari Kemensos RI

Maros

ASN Maros Mulai Ikuti Vaksinasi Booster

Maros

Jadi Daerah Pertama, Maros Luncurkan Skema Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi