Home / Maros

Jumat, 20 Mei 2022 - 17:48 WIB

Pemda Maros Dalami Penyebab Ambruknya Jembatan Penghubung Antar Desa

Bupati Maros, Chadir Syam saat memantau jembatan penghubung antar Desa yang ambruk di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Jumat (20/5/2022)/ Foto : Arul

Bupati Maros, Chadir Syam saat memantau jembatan penghubung antar Desa yang ambruk di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Jumat (20/5/2022)/ Foto : Arul

RAKYATSATU.COM, MAROS – Bupati Maros, Chadir Syam terjun langsung memantau lokasi ambruknya jembatan penghubung anatar Desa Pucak dan Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros usai menghadiri peresmian kantor Kecamatan Tompobulu, Jumat (20/5/2022) pagi tadi.

Dalam peninjauan jembatan yang ambruk tersebut, Bupati didampingi Camat Tompobulu, Kepala Dinas PU Kabupaten Maros, serta anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Maros.

Bupati Maros mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Maros masih mendalami penyebab ambruknya jembatan yang terjadi pada 14 Mei lalu.

“Kami masih mencari tahu penyebab ambruknya jembatan ini apakah karena pondasi jembatan yang tergerus air sungai atau bagaimana,” katanya, Jumat (20/5/2022).

Dia mengatakan jika telah ada keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), maka proses pengerjaan jembatan akan segera dilakukan.

“Jika ambruknya karena tergerus air sungai maka kita akan menggunakan dana badan bencana,” bebernya.

Namun jika kerusakan dipengaruhi oleh faktor lain maka akan dianggarkan di APBD perubahan.

“Karena jembatan tersebut sudah cukup tua. Kira-kira 25 tahun, dan kita juga telah komunikasikan dengan DPRD terkait penganggarannya,” ucapnya.

Bupati Maros memprediksi anggaran pembangunan jembatan yang panjanganya mencapa 7 meter ini akan menelan biaya sekitar Rp 950 juta dan proses pengerjaan selama 3 bulan.

“Dinas Pekerjaan Umum sudah merencanakan anggarannya ditaksir Rp950 juta untuk perbaikan kembali jembatan ini dan pengerjaan yang kemungkinan memakan waktu 3 bulan,” jelasnya.

Dia mengatakan untuk sementara masyarakat harus melalui jalur alternatif terlebih dahulu, namun jalurnya hanya boleh dilalui maksimal kendaraan roda 4 yang kecil.

“Jalan alternatifnya memang sempit, yang penting perekonomiam bisa berjalan dengan baik,” tutupnya. [Ikhlas/Arul]

Share :

Baca Juga

Maros

Ribuan Kaum Dhuafa Terima Santunan dari Baznas Maros

Maros

Chaidir Syam Ingatkan Pejabat Maros Tidak Gunakan Randis Untuk Mudik

Daerah

BKP PGRI Gelar Seminar Pendidikan Menuju Generasi Berkarakter

Maros

Gerakan Ayo Kuliah, Bupati Maros Serahkan Bantuan Kartu Indonesia Pintar

Daerah

Penghujung Tahun, Pemkab Bayarkan TPP Ribuan ASN Maros

Daerah

PRSI Maros Gelar Seleksi Atlet Renang Tingkat Daerah

Maros

Peringatan Nuzulul Quran, Bupati Maros : Upaya Mengingatkan Peran Al-Quran di Kehidupan Manusia

Maros

Pemkab Maros Gelar Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional