Korem 141/Tp Laksanakan Upacara Bendera, Ini Amanat Pangdam XIV Hasanuddin

Turut hadir pada kegiatan tersebut, para Kasi dan Pasi Korem 141/Tp, para Dankabalakrem 141/Tp

RAKYATSATU.COM, BONE – Personil Korem 141/Toddopuli, Balakrem beserta PNS Korem melaksanakan Upacara Bendera di lapangan Apel Makorem 141/Toddopuli Jln. Jend sudirman, Watampone, dengan Irup komandan Korem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, Senin (19/4/2021)

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap hari Senin dalam rangka untuk memupuk jiwa kebersamaan dan meningkatkan rasa kejuangan serta rasa cinta tanah air, dengan acara pokok adalah pengibaran Bendera Merah Putih yang dirangkaikan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah rela berkorban jiwa raga dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, para Kasi dan Pasi Korem 141/Tp, para Dankabalakrem 141/Tp

Adapun amanat Pangdam XIV/Hsn Mayor Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H yang dibacakan oleh Danrem 141/Tp mengatakan” Upacara bendera yang kita laksanakan setiap tanggal tujuh belas ini, bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan memelihara kedisiplinan sekaligus sebagai media komunikasi yang efektif bagi pimpinan dalam menyampaikan berbagai arahan, petunjuk serta evaluasi yang terkait langsung dengan pelaksanaan tugas pokok.

“Terkait penggunaan media sosial, saya minta seluruh prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin agar tidak terpengaruh dengan berbagai postingan di media sosial yang belum tentu benar,karena penyalahgunaan media sosial dengan memposting hal-hal yang tidak wajar seperti konten pornografi, berita hoax, ujaran kebencian dan mengkritik kebijakan pemerintah merupakan pelanggaran hukum,” tutur Mayor Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H

Selain itu, perlu juga diwaspadai adanya doktrin-doktrin yang ditanamkan oleh kelompok radikal melalui media sosial, karena hal tersebut sangat berpotensi untuk dipengaruhi oleh faham radikal.

Selanjutnya, terkait musibah bencana alam seperti halnya banjir bandang yang pernah terjadi di Masamba, dan baru-baru ini terjadi di Nusa Tenggara Timur. Hal tersebut menunjukkan bahwa banjir bandang sewaktu-waktu dapat terjadi kapan dan dimana saja.

“Untuk itu, saya minta agar seluruh Dansat, baik Kowil maupun Satpur, Banpur dan Kabalak agar menyiagakan satuannya sesuai tugas pokok masing-masing bila terjadi bencana, demikian juga agar seluruh prajurit jajaran Kodam XIV/Hasanuddin supaya tetap meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam banjir di wilayah masing-masing sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana, dapat segera diatasinya,” pungkasnya.