Home / Daerah

Jumat, 19 Maret 2021 - 15:49 WIB

Beredar Surat Terbuka Dugaan Suket Palsu, dr Nirwana : Tidak Semua Benar

RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Oknum Sekretaris KNPI versi Satu Nafas, Andi Akbar membuat geger jagat maya. Pasalnya dia menulis surat melalui Whatsapp terkait pemalsuan dokumen yang diduga melibatkan Kepala UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala, dr Nirwana.

Dalam surat itu, pada intinya Andi Akbar, meminta Kepala UPTD RSUD Latemmamala untuk muncul secara umum untuk memberikan klarifkasi tentang issu tersebut.

“Pung Aji….. Tolong Munculki dikhalayak umum memberikan klarifikasi tentang issu yang beredar ditataran elit lokal soppeng ‘Bahwa Direktur rumah sakit melakukan Pemalsuan dokumen surat keterangan covid ato lebih dikenal SUKET jumlahnya Lebih 100 suket’,” tulis Andi Akbar.

Dalam surat itu juga, penulis mengatakan bahwa issu tersebut muncul berawal dari oknum laborotarium RSUD datang sowan ke salah satu petinggi daerah ini dan menyampaikan dengan gamblang bahwa Kepala UPTD RSUD telah melakukan pemalsuan dokumen suket.

Menanggapi surat yang beredar itu, Kepala UPTD RSUD Latemmamla Soppeng, dr Nirwana saat dikonfirmasi media mengatakan, surat terbuka yang dibuat oknum Sekretaris KNPI versi Satu Nafas, ada benarnya. “Ada suratnya, sebagian benar (Yang dikatakan,-red) tapi tidak semua benar. Makanya saya diamkan saja. Berbicara tidak menyelesaikan masalah, jadi saya lebih baik diamkan saja,” kata dr Nirwana, Jumat (19/3/2021).

Dijelaskannya, dirinya tidak mengetahui apa tendesi yang bersangkutan menulis surat secara terbuka seperti itu. Pasalnya, mengenai hal itu dirinya sudah melakukan penyampaian kepada Bupati bersama satuan tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Soppeng terkiat penggunaannya.

“Pada prinsipnya saya sdah sampaikan hal ini kepada pimpinan dan juga saya sampaikan juga ke gugus tugas dan mereka mengerti,” jelasnya

Kedati ditanya mengenai keguanannya, dirinya menjelaskan hal itu merupakan internal RSUD Latemmamala dan tidak untuk menjadi konsusmsi publik.

“Sebenarnya ada konsumsi publik dan ada juga bukan. Dalam hal itu, ada hal-hal yang memang menjadi kebijakan intern yang tidak boleh di konsumsi publis. Tapi (Surat terbuka) kalau kebenanarnya tidak semuanya benar,” ujarnya.

Atas hal itu, dia akan menjadikannya sebagai pelajaran secara pribadi dan orang disekitarya. “Jadi saya itu, seperti kitami (Kalau bertanya) saya jawab ada suratnya, tapi tidak semuanya benar. Dan menegani hal ini saya sudah melakukan klarifikasi kepada orang yang tepat,” sambungnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Forum Pimpinan Ponpes di Sinjai Apresiasi Program Keagamaan Pemerintah

Daerah

Sukses Meniti Karir, Suparman Nyompa Kini Fokus Kembangkan Agama Islam di Tanah Kelahiran

Daerah

Ini Penampakan Danrem 141/Tp Temani Personelnya Berolahraga

Daerah

Rapat Paripurna DPRD Tentang Laporan Hasil Pembahasan Awal RPJMD Kabupaten Asahan Tahun 2021-2026

Daerah

Berlakukan Prokes Ketat, Lapangan Mako Yon C Siap Jadi Tempat Sholat Idul Fitri

Daerah

Rumah Singgah Pasien Pemkab Sinjai Permudah Warga Dapatkan Layanan Kesehatan

Daerah

Buka Sidang PPL Redistribusi Tanah, Bupati Sinjai Jelaskan Ini

Makassar

Mirip Moge, All New NMAX 155 Connected/ABS Hadirkan Fitur Terbaru