Home / Daerah

Jumat, 19 Februari 2021 - 16:37 WIB

Satgas Covid Soppeng Bahas Persiapan Pembukaan Sekolah

RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Tim Satgas Covid 19 Kabupaten Soppeng Menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kab. Soppeng, Jumat (19/02/2021), di Aula Makodim 1423 Soppeng yang dipimpin oleh Letkol Inf Richard Marihot Butarbutar, S.Ap M.Tr (Han) selaku Ketua harian Satgas Covid-19.

Kadis pendidikan dan kebudayaan Drs.H.Asis Makmur, M.Pdi, menjelaskan bahwa menindaklanjuti hasil keputusan rapat yang dilaksanakan dengan koordinator pengawas UPTD yang terlibat, telah bergerak dengan cepat di Delapan Kecamatan.

Salah satunya yaitu Kec. Lalabata, dimana ada beberapa sekolah yang sudah termasuk ke dalam kriteria untuk melaksanakan proses pembelajaran telah disurvei dan para guru sudah siap untuk melakukan tes SWAB.

Pembelajaran nantinya akan dilaksanakan dengan tidak melebihi 15 siswa per kelas dengan aturan jarak 1-2 meter antar meja. Apabila jumlah siswa lebih dari 15 siswa dalam 1 kelas, maka akan dilakukan 2 sesi pembelajaran. Kemudian jika ditemukan ada yg terpapar dikemudian hari, maka akan dilakukan penutupan kembali dan pembelajaran dilakukan secara daring.

Kadis PTSP Andi Damra memaparkan standar operasional prosedur pendaftaran dan pencabutan perizinan, Setelah dibentuknya Satgas ini, banyak pelaku usaha yang sebelumnya tidak memiliki izin saat ini banyak yang melakukan permohonan izin ini, baik secara sederhana melalui online ataupun datang langsung ke kantor untuk mengambil permohonan dan melengkapi berkas. Mulai tanggal 15 Februari 2021 sampai hari ini hampir sekitar 80 pelaku usaha yang telah diberikan izin untuk membuka usahanya.

Sementara, Ketua Harian Satgas Covid-19 mengharapkan kepada para ba
Bhabinkamtibmas dan babinsa untuk ikut melakukan pengecekan di daerah yang mendapat usulan melakukan sekolah tatap muka yang telah direncanakan sebelumnya, dimana pembukaan pendidikan akan diuji coba dulu di beberapa sekolah yang akan diseleksi melalui beberapa kriteria tertentu.

Untuk mempercepat proses pelaksanaannya akan dimulai tanggal 25-26 Februari 2021 untuk survey dan dilanjutkan dengan pemberian rekomendasi, dan direncanakan 1 Maret 2021 sudah dapat terapkan atau dilaksanakan.

Terkait masalah pariwisata, juga diharapkan ada petugas yang melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan yang ada di lokasi wisata. Serta juga membahas tentang bagaimana mekanisme protokol kesehatan yang akan dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga untuk pembukaan tempat wisata nantinya.

Sementara untuk rumah bernyanyi, Satgas covid19 belum mengelurkan rekomendasi untuk beroperasi, karena belum bisa menerapkan protokol kesehatan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Komisi I DPRD Sinjai Raker Evaluasi Program Kerja

Daerah

Pemkab Sinjai Anggarkan Rp23 Miliar Untuk Kesehatan

Daerah

Kasus Baru Covid-19, Tiga Warga Asahan Dinyatakan Positif

Bone

Jaga Kesehatan di Masa Pandemi, Personel Korem 141/Tp Rutin Gowes

Daerah

Dinkes Sinjai Workshop Instrumen Akreditasi Terbaru RAKYATSATU.COM, SINJAI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai melaksanakan workshop pemahaman standar dan instrumen akreditasi terbaru edisi II tahun 2019. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik, Jumat (9/7/2021) di Aula Pertemuan Dinkes. Workshop yang diikuti 30 peserta terdiri dari Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Mutu, Ketua Pokja Admen, Ketua Pokja UKM, Ketua Pokja UKP yang berasal dari enam Puskesmas seperti, Puskesmas Panaikang, Mannanti, Tenggalembang, Balangnipa, Samataring, Lappadata. Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik mengemukakan, bahwa terdapat perbandingan pada standar akreditasi yang lama dan yang terbaru. Misalnya, pada versi 2015 itu memiliki sembilan bab, sementara versi 2019 hanya lima bab. “Jadi lebih dipadatkan lagi atau disederhanakan namun hal itu tidak mengurangi apa yang ingin dicapai serta yang akan diimplementasikan nanti di masyarakat dengan standar yang harus dipenuhi,” ujarnya. Dalam kesempatan ini, dr. Emmy menekankan kepada Kepala Puskesmas dan seluruh Stafnya untuk bekerja lebih keras dan giat dalam mempersiapkan proses Akreditasi nanti. Dirinya berharap dalam kegiatan ini agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik dari awal sampai selesai nanti. “Mari kita belajar dengan baik sehingga dapat nanti dilaksanakan dan implementasikan di puskesmas, dengan demikian pelayanan kita kepada masyarakat akan lebih bermutu,” ujarnya. Workshop ini menghadirkan dua narasumber yakni, Surveior Akreditasi FKTP (Admen Sulsel) drg. Andi Murniati, dan Surveior Akreditasi FKTP (UKP Sulsel) dr. Enny Farida.

Daerah

Jelang Porprov 2022, Pengurus Koni Maros Gelar Rapat Evaluasi

Daerah

Bupati Wajo Ajak Masyarakat Bergerak Memutus Rantai Covid-19

Sinjai

Dorong Pertumbuhan Wirausaha, Pemkab Sinjai Bakal Gelar Tiga Pelatihan