Home / Daerah / DPRD Wajo / Politik

Rabu, 18 Mei 2022 - 15:02 WIB

Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang, Anggota Komisi II Pantau Pasar Mini Sengkang

ketgam : Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo Ir H Sudirman Meru Saat memantau keluhan pedagang PAsar Mini Sengkang

ketgam : Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo Ir H Sudirman Meru Saat memantau keluhan pedagang PAsar Mini Sengkang

RAKYATSATU.COM, WAJO – Bersama Kepala Dinas Prindagkop, Kabid Pasar. Komisi II DPRD Kabupaten Wajo melakukan peninjauan langsung ke lokasi Pasar Dararut di Pasar Mini II Tokampu, Rabu 18/5/2022.

Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti aspirasi Pedagang yang menempati Rumah Toko (Ruko) diseputaran Pasar Mini II Tokampu Kelurahan Sengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo Ir H Sudirman Meru berharap masyarakat dan pedagang yang berada diseputaran Pasar Mini dapat bersabar dan bersama-sama mengawal pembangunan Pasar Tradisional Pasar Mini II Tokampu berjalan lancar sesuai dengan perencanaan.

“Mudah-mudahan akhir Bulan Juni 2022 sudah ada aktifitas, ketika proses pelelangan sudah jalan dan sudah ada pemenangnya. Kita berharap agar tetap bersabar dan bersama-sama mengawal pembangunan itu sehingga proses berjalan dengan lancar,” katanya kepada kliksulsel.com.

 

Sementara menurut Asri Jaya A Latif, pedagang dan warga yang merasa dirugikan adanya pasar darurat dapat lebih bersabar, karena lanjutan penyelesaian pembangunan Pasar Mini menurut informasi pihak Unit Pelaksana Lelang (UPL) sedang dalam proses tender.

“Kami sangat memahami keresahan warga dan kami juga turut merasakan bersama DPRD dan Pemerintah Kabupaten Wajo, tapi berikan kami kelonggaran karena masih dalam proses tender untuk lanjutan penyelesaian pembangunan Pasar Mini,” Kata Wakil Ketua Bepemperda DPRD Wajo itu.

Sebelumnya ada Empat poin menjadi keluhan yang disampaikan para pedagang Ruko, yang berada diseputaran Pasar darurat Pasar Mini II Tokampu, yakni.

1. Bau yang Busuk akibat dampak dari sampah-sampah Pasar yang tersisa dari petugas kebersihan,

2. Omset menurun karena bagian depan toko mereka tertutup oleh pedagang.

3. Mobil Pribadi mereka tidak ada akses masuk kedepan rumahnya, sehingga hanya di parkir sebarang tempat. Akibatnya, tidak terjamin keamanan dan kebersihannya.

BACA JUGA :  Gebyar Vaksinasi Betabur Hadiah Bakal Digelar di Sinjai

4. Tidak bisanya mobil kanvas sampai kedepan toko mereka.(Adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Wajo Buka STQH ke-XXXII Tingkat Kabupaten

Sinjai

DPKH Sinjai Bakal Ikutkan Tiga Inovasinya di Kompterisi Sinovik 2022

Daerah

STQH Tingkat Kabupaten Ditutup, Kecamatan Donri-dorn Jadi Juara Umum

Daerah

Buka Musda Dekopinda, Begini Harapan Bupati Andi Seto

Bone

Patroli SAR Brimob Bone Bantu Korban Laka Lantas Di Depan SPBU Cellu

Bone

Peringati HUT Kodam XIV/Hsn, Korem 141/Tp Laksanakan Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan

Daerah

Wakil Bupati Soppeng Ikuti Upacara HSN 2021

Advertorial

Personel Korem 141/Tp Laksanakan Doa Bersama, Rangkaian Peringatan HUT RI Ke-77 Tahun 2022