Home / Daerah

Selasa, 15 Juni 2021 - 13:16 WIB

BPJS Kesehatan Watampone Gelar Sosialisasi JKN-KIS Ke Badan Usaha se-Kabupaten Soppeng

RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Dalam rangka upaya sosialisasi peraturan terbaru terkait penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan meningkatkan koordinasi dan pemahaman kepada badan usaha se-Kabupaten Soppeng terkait pentingnya program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan menggelar gathering dan sosialisasi program JKN-KIS kepada Badan Usaha yang dihadiri kurang lebih 36 Badan usaha, di Hotel Grand Aisha Soppeng, Senin (14/06/2021) kemarin.

Selain pihak BPJS Kesehatan dan Badan Usaha se-Kabupaten Soppeng, turut hadir pula perwakilan dari Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri Soppeng serta perwakilan dokter dari Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Komisariat Soppeng.

“Terima kasih kepada seluruh pemilik/perwakilan badan usaha, yang telah mendaftarkan karyawannya serta membayar iuran secara teratur. Harapannya ke depan, semua badan usaha semakin menyadari pentingnya mendaftarkan karyawan dan membayar iuran dengan tepat waktu, sehingga tidak ada lagi yang menunggak. Karena iuran ini sangat membantu peserta pasien/peserta JKN-KIS,” jelas Anggrawati, Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Watampone dalam membuka sambutannya.

Dalam presentasinya, dijelaskan pula terkait perhitungan iuran peserta bagi Pekerja Penerima Upah dimana prosentase iuran peserta PPU adalah 4 % dibayar oleh pemberi kerja sedangkan 1 %-nya dibayar oleh Peserta, dengan ketentuan batas paling tinggi gaji atau upah per bulan yaitu 12 juta rupiah dan batas paling rendah gaji atau upah per bulan yang digunakan sebagai dasar perhitungan besaran iuran bagi peserta dari segmen PPU yaitu sebesar upah minimum Kabupaten/ Kota.

Selain materi tersebut, juga dipaparkan pula materi tentang Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) yang dibawakan oleh dr. Mubdi Afdhal dari Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Komisariat Soppeng.

“Hidup Bersih dan Sehat di tempat kerja dengan tubuh dan lingkungan yang sehat merupakan hal yang diinginkan dan menjadi hak asasi setiap pekerja, karena itu menjadi kewajiban semua pihak untuk ikut memelihara, menjaga dan mempertahankan kesehatan pekerja agar tetap sehat dan produktif dengan melaksanakan pembinaan PHBS di tempat kerja. Beberapa faktor penyebab yang mempengaruhi kesehatan akan dapat dikontrol apabila setiap pekerja selalu berperilaku hidup bersih dan sehat dan bekerja di lingkungan yang sehat,” terangnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan pemaparan materi oleh Kasi Datun Kejaksaan Negeri Soppeng, Edi Djuebang,tentang peranan Kejaksaan negeri dalam program JKN-KIS.

Share :

Baca Juga

Daerah

Turun Langsung Dalam Pengerjaan Bedah Rumah, Ini Yang Dilakukan Danyon C Pelopor

Daerah

Begini Cara Disdik Maros Tekan Anak Putus Sekolah

Daerah

Kunjungi Faskes Covid Soppeng, Kasdam Harap Kabupaten Lain Bisa Mencontohi

Daerah

Tekan Penyebaran Covid 19, Batalyon C Pelopor Gencar Patroli Himbau Masyarakat Taat Protkes

Daerah

Pemerintah Kabupaten Asahan Ikuti RUPSLB Bank Sumut

Daerah

Ketua TP-PKK Sinjai Jadi Narasumber di Pelatihan Administrasi PKK

Daerah

Lantik Pengurus PPDI, Ini Pesan Khusus Bupati Sinjai

Daerah

Sinjai Kantongi Penghargaan Kabupaten Layak Anak Pratama