Home / Daerah

Kamis, 15 April 2021 - 11:26 WIB

Penyebaran Covid Mulai Menurun, Disdik Maros Siap Buka Sekolah Secara Terbatas

RAKYATSATU.COM, MAROS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Maros sudah siap membuka sekolah secara terbatas. Hal ini dikatakan Kadis Pendidikan Maros Ir Takdir MM usai memimpin rapat dengan pengawas, para perwakilan kepala sekolah dari tingkat Paud, TK, SD dan SMP, Kamis (14/4/2021).

Disebutkan Kadis, ada beberapa pertimbangan yang mendasari sehingga Disdik sudah siap membuka sekolah secara terbatas. Pembukan secara terbatas hanya sebagai tahap awal dibukanya sekolah secara resmi. Namun pada tahun ajaran baru mendatang semua siswa sudah wajib masuk sekolah.

“Rencana awal membuka tatap muka untuk melihat perkembangan agar jangan sekolah jadi klaster penularan covid-19 dan mudah-mudahan rencana kami ini berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” kata Takdir.

Ditambahkan Kadis, sebelum rencana ini dilaksanakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kapolres, Kodim, Ikatan Dokter Indonesia, Ketua DPRD Maros dan Kketua Tim Covid Kabupaten Maros.

Dan kata dia lagi, hasil pertemuan itu tidak satupun yang menolak rencana buka sekolah secara langung. Selain itu, juga merujuk dari surat edaran kesepakatan empat menteri. Dari dasar inilah kami mengudang perwakilan para kepala sekolah di 14 kecamatan untuk menyampaikan rencana buka sekolah-sekolah secara langsung.

“Kami tidak berani memberikan kebijakan buka sekolah secara langsung jika tidak dasar yang kami jadikan petunjuk,” ujar Kadis.

Dikatakan Kadis, bahwa kondisi perkembangan Covid di Maros sekarang sudah menurun drastis, hapir dua pekan terahir ini laporan tim Covid sudah tidak ada lagi. Sehinggga pihaknya harus memcoba membuka sekolah secara langsung namun terbatas siswa yang harus datang ke sekolah.

“Pihak sekolah yang akan mengakomodir siswanya untuk datang kesekolah belajar seperti bisa. Sekolah harus membentuk tim gugus covid disetiap sekolah agar mudah kordinasinya,” katanya.

“Setiap sekolah harus ada tim gugus Covid agar tim itu bisa dengan cepat memonitor perkembangan proses pembelajaran siswa terkait masalah kondisi kesehatan siswa yang datang kesekolah,” sambung Takdir.

Dengan dibukanya sekolah, lanjut Kadis, setiap sekolah harus melengkapi administrasi sebagai syarat kesiapan sekolah melaksanakan tata muka sekolah. Pensyaratan administrasi itu telah terlihat kesiapan sarana dan prasaran setiap sekolah untuk melakukan tatap muka.

“Sekolah yang bermohon ke Dinas Pendidikan dan jika bersyarat maka akan diberikan kebijakan begitu juga sebaliknya,” jelas Kadis.

Yang terpenting Kata Kadis, guru dan tenaga kependikan yang akan masuk ke sekolah harus dilengkapi bukti hasil vaksin dari dinas kesehatan. Guru yang belum di vaksin sama sekali tidak diperbolehkan masuk ke sekolah.

“Kami sudah himbau guru dan tenaga kependidikan yang belum divaksi diharapkan datang sendiri ke Puskesmas untuk melakukan vaksin dan tim medis disetiap puskemas sudah stambay di puskesmas menunggu guru dan tenaga kependidikan untuk di valsin,” kata Kadis.

Kemudian lanjut Kadis, siswa yang datang kesekolah harus dilengkapi dengan masker, dan tim gugus yang sudah dibentuk setiap sekolah harus mengecek suhu setiap anak anak yang masuk. Anak yang kedapatan suhunya 36-37 tidak diperbolehkan masuk dalam lokasi sekolah. Begitu juga guru yang kondisinya kurang bagus sebaiknya jangan ke sekolah dulu sebelum kondisi kesehatanya membaik.

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Kerap Resahkan Warga, Residivis Pembunuhan Dianiaya Hingga Tewas

Daerah

Terima “Amunisi” Baru, Ini Perintah Danyon C Pelopor Kepada Bintara Remaja

Daerah

Begini Aksi Brimob Bone Saat Praktek Latihan Peningkatan Kapasitas SDM Penerapan P2L

Daerah

Peserta Didik di Sinjai Mulai Ikuti Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Daerah

Pelajar Belum Vaksin Tak Bisa Ikut PTM di Wajo

Daerah

Lantik 71 Pejabat Eselon III dan IV, Bupati Bone Ingatkan Ini

Daerah

Begini Cara Pemkab Sinjai Berantas Buta Huruf Al-Quran

Daerah

Penyempurnaan Materi Ranperda, DPRD Sulsel Kunker ke Sinjai