Home / Daerah

Rabu, 14 April 2021 - 14:59 WIB

Bupati Andi Seto Keluarkan Himbauan Pelaksanaan Ibadah Ramadan dan Idul Fitr

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) menegaskan pelaksanaan Ibadah pada bulan suci Ramadan 1442 H, dapat dilaksanakan seperti biasa sebagaimana syariat yang ditentukan agama Islam.

 

Penegasan tersebut tertuang dalam himbauan Bupati Sinjai Nomor 005/01.02.655/Set tentang Panduan Pelaksanaan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

 

Dalam himbauan tersebut terdapat beberapa poin didalamnya yaitu, pertama, melaksanakan ibadah puasa dan amaliah ramadan dengan sebaik-baiknya sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

 

Kedua, guna memutus rantai penyebaran Covid-19 serta memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadan, agar tetap memperhatikan serta memenuhi segala aspek syariat dan protokol kesehatan.

 

Ketiga, dalam menjalankan ibadah puasa dan amaliah ramadan agar berpedoman pada surat edaran Menteri Agama nomor 3 tahun 2021 tentang panduan ibadah ramadan dan idul fitri 1442 hijriyah.

 

Sementara itu, dalam surat edaran Menteri Agama RI, sejumlah kegiatan ibadah Ramadan diatur dan dibatasi, dimana fardhu lima waktu, salat tarawih, witir, tadarrus Alquran, buka puasa bersama serta i’tikaf diatur, secara ketat yaitu jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid.

 

Selain itu, beberapa diantaranya, ceramah Ramadan (tarawih dan subuh), pengajian, dan tausiyah, paling lama dengan durasi waktu paling lama 15 menit.

 

Bupati ASA mengatakan, bahwa himbauan serta surat edaran dari Menteri Agama RI ini dalam rangka menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat.

 

“Himbauan ini dikeluarkan dalam upaya menjaga kekhusyuan menjalankan Ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan 1442 H,” jelasnya.

 

Andi Seto juga mengatakan selain hal-hal tersebut, juga untuk mendukung pemerintah melawan dan memutus rantai Covid-19.

 

“Saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 tentunya protokol kesehatan masih tetap dijalankan, dengan berharap mudahan wabah ini cepat berakhir,” harap Bupati ASA.

Share :

Baca Juga

Daerah

Danrem 141/Tp Kompak Bupati Bone Launching Tagline ASR di Bumi Arung Palakka

Daerah

Supardi Ajak Warga Jaga Imun dengan Cara Ini

Daerah

Pemkab Wajo Rancang Skenario PPKM Berbasis Kearifan Lokal

Daerah

Bupati Andi Seto Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar

Daerah

Ini Yang Terjadi Ketika Brimob, TNI, Basarnas, BPBD dan Satpol-PP Bertemu di Satu Tempat

Daerah

Pemkab Sinjai Siapkan Rp100 Miliar Untuk Pembangunan di Sinjai Selatan

Daerah

Dinkes Sinjai Workshop Instrumen Akreditasi Terbaru RAKYATSATU.COM, SINJAI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai melaksanakan workshop pemahaman standar dan instrumen akreditasi terbaru edisi II tahun 2019. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik, Jumat (9/7/2021) di Aula Pertemuan Dinkes. Workshop yang diikuti 30 peserta terdiri dari Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Mutu, Ketua Pokja Admen, Ketua Pokja UKM, Ketua Pokja UKP yang berasal dari enam Puskesmas seperti, Puskesmas Panaikang, Mannanti, Tenggalembang, Balangnipa, Samataring, Lappadata. Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik mengemukakan, bahwa terdapat perbandingan pada standar akreditasi yang lama dan yang terbaru. Misalnya, pada versi 2015 itu memiliki sembilan bab, sementara versi 2019 hanya lima bab. “Jadi lebih dipadatkan lagi atau disederhanakan namun hal itu tidak mengurangi apa yang ingin dicapai serta yang akan diimplementasikan nanti di masyarakat dengan standar yang harus dipenuhi,” ujarnya. Dalam kesempatan ini, dr. Emmy menekankan kepada Kepala Puskesmas dan seluruh Stafnya untuk bekerja lebih keras dan giat dalam mempersiapkan proses Akreditasi nanti. Dirinya berharap dalam kegiatan ini agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik dari awal sampai selesai nanti. “Mari kita belajar dengan baik sehingga dapat nanti dilaksanakan dan implementasikan di puskesmas, dengan demikian pelayanan kita kepada masyarakat akan lebih bermutu,” ujarnya. Workshop ini menghadirkan dua narasumber yakni, Surveior Akreditasi FKTP (Admen Sulsel) drg. Andi Murniati, dan Surveior Akreditasi FKTP (UKP Sulsel) dr. Enny Farida.

Daerah

Pengurus KONI Maros Silaturahmi ke Dispora, Bahas Persiapan Porprov Sulsel