Jelang Lebaran Seluruh Masjid di Maros Disemprot Disinfektan

Petugas saat melakukan penyemprotan area Masjid di Kabupaten Maros

RAKYATSATU.COM, MAROS – Menjelang Perayaan Idul Fitri 1422 H, Seluruh Rumah Ibadah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Maros berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Bupati Maros Chaidir Syam meninjau langsung kesiapan sejumlah rumah ibadah (masjid) yang akan digunakan umat muslim dalam pelaksanaan Shalat Id besok diantaranya Masjid Al Agung dan Masjid Al Markaz Maros.

Disampaikan Bupati Maros penyemprotan disinfektan untuk rumah ibadah telah memasuki hari kelima, sesuai rencana semua masjid ditargetkan steril untuk digunakan shalat id pada esok hari.

“Ini sudah hampir hari kelima semua masjid, pertama ada yang kita lakukan penyemprotan beberapa masjid dan ada juga masjid yang kita berikan cairan disinfektan dan nantinya panitia masjid sendiri yang akan membersihkan masjidnya,” jelasnya.

Petugas saat melakukan penyemprotan area Masjid di Kabupaten Maros

Kegiatan pembersihan rumah ibadah ini merupakan gerakan dari Pemerintah Daerah berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros dan beberapa stake holder di Masyarakat.

Lanjut Chaidir, melalui surat edaran Bupati Pemerintah Daerah telah menginstruksikan kepada Seluruh Camat dan Kepala Desa di wilayah Maros untuk melakukan persiapan Shalat id agar penyebaran Covid dapat ditangani.

“Kita sudah intruksikan melalui camat dan kepala desa untuk melakukan persiapan shalat id besok salah satunya adalah penyemprotan dan pembagian masker kepada masyarakat di desa desa kita berharap penyebaran covid bisa ditangani tidak ada klaster shalat id,” tegas Chaidir Syam.

Diketahui saat ini terdapat 30 Rumah Ibadah di wilaya Maros yang telah dilakukan penyemprotan disinfektan oleh satgas.

“Untuk di Maros kota sudah ada sekitar 30 titik Masjid rencananya sampai sebentar malam bisa selesai,” ujar Bupati Maros.

Diharapkan agar kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan semakin meningkat dan kembali disiplin mengingat ada kecendrungan peningkatan kasus covid-19 jika masyarakat semakin abai.

Selama melakukan aksi penyemprotan, petugas juga menyampaikan sosialisasi pada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Termasuk pada saat melaksanakan shalat Id nanti baik di masjid maupun di lapangan.