Home / Daerah

Minggu, 11 April 2021 - 22:24 WIB

Kerjasama Balitbangtan Kementerian, Pemkab Sinjai Lakukan Tanam Demfarm Jagung Hibrida

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Potensi pertanian di Kabupaten Sinjai sangat menjanjikan, tidak hanya padi, namun juga tanaman jagung. Karena itulah Kabupaten Sinjai menjadi salah satu daerah pengembangan produktivitas jagung di Sulawesi Selatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Perwakilan dari Balai Penelitian Tanaman Serealia Badan Peneliitan dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian RI, Ir Syahrir Pakki saat menghadiri tanam Demonstrasi usaha tani-nelayan berkelompok (Demfarm) perdana varietas jagung hibrida bersama Bupati Andi Seto Asapa (ASA) di Lingkungan Tanassang Kecamatan Sinjai Utara, Sabtu (10/4/21).

Syahrir mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Sinjai bersama para peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros serta beberapa perusahaan produksi benih jagung hibrida adalah untuk mengkaji jenis varietas jagung hibrida yang cocok di Kabupaten Sinjai dengan menyesuaikan kondisi agroekonomi yang ada.

“Lahan yang berada dibelakang Kantor Bupati Sinjai ini kita ujicoba dengan menanam berbagai jenis varietas. Hasil ujicoba ini nantinya menjadi acuan, varietas mana yang produksinya tinggi,” ujarnya.

Selain itu, sebagai tindaklanjut kerjasama Dinas TPHP dan Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros, beberapa kegiatan yang dilaksankan seperti kegiatan penangkaran jagung litbang pertanian seluas 55 hektar di Kecamatan Bulupoddo. Termasuk ujicoba penangkaran di Kecamatan Sinjai Barat.

“Kami mendapat laporan dari penanggung jawab yang ada di Bulupoddo bahwa penanaman sudah berlangsung sejak satu bulan lalu dan Alhamdulillah sudah ada yang tumbuh, mudah-mudahan hasilnya baik dan bisa menambah pendapatan petani di Sinjai,” tukasnya.

Bupati ASA menyampaikan bahwa kerjasama ini penting dalam upaya mewujudkan pengembangan potensi unggulan yang dimiliki termasuk dalam hal pengembangan jagung hibrida sehingga kedepan Sinjai bisa menjadi Kabupaten mandiri Benih jagung.

Upaya ini, kata lulusan Magister Monash University Australia, adalah juga untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Pertanian merupakan salah satu sektor paling tangguh meskipun dalam pandemi sehingga produksinya tidak berpengaruh. Olehnya itu melalui pendampingan dari Balai Sereal Maros dan dijadikannya Sinjai sebagai daerah pengembangan jagung, kita harapkan petani kita kesejahteraannya semakin meningkat,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Sinjai Sebut Baznas Banyak Membantu Pemerintah dan Masyarakat

Daerah

Pemkab Sinjai Ikuti Evaluasi Penilaian APE 2021

Daerah

Masa Jabatan Habis, 47 Kades di Sinjai Terima SK Pemberhentian

Daerah

Serahkan Bantuan Hibah, Andi Seto : Manfaatkan Dengan Baik

Daerah

Kapolsek Bandara Sidak Tempat Pelayanan Test Covid-19

Daerah

Sambut Pergantian Tahun, Pemkab Sinjai Gelar Dzikir dan Doa Bersama

Sinjai

Rumah Singgah Pasien, Bupati : Layanan Dirasakan Masyarakat

Bone

Brimob Bone Sisir Hutan Lampoko, Ada Apa ?