Di Tengah Pandemi Covid-19, Taman Wisata Bantimurung Masih Jadi Primadona

Suasana wisata alam Bantimurung, Maros

RAKYATSATU.COM, MAROS – Taman wisata Alam Bantimurung tetap menjadi pilihan masyarakat untuk berakhir pekan jelan ramadhan. Ribuan pengujung dari berbagai daerah memadati taman wisata Alam Bantimurung, Minggu (11/04/2021).

Salah seorang pengunjung, Arini mengaku datang sengaja datang ke Bantimurung untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarganya sebelum memasuki bulan suci ramadhan.

“Biasanya sebelum masuk puasa, kami sekeluarga sengaja datang liburan ditaman wisata alam Bantimurung,” jelasnya.

Disebutkan Arini, dipilihnya taman wisata alam Bantirimurung untuk berekreasi, selain indah dan nyaman, dan bersih, juga banyak fasilitas yang bisa dinikmati para pengunjung, sehingga kami tidak terasa tinggal berjam-jam dilokasi taman wisata.

“Suasana taman wisata alam Bantimurung bersih dan nyaman sehingga kami bersama keluarga sangat puas nikmati liburan disini,” kata Arini.

Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arief mengakui jika selama masa pandemi Covid-19 taman wisata alam bantinurung tetap menjadi pilihan masyarakat untuk berekreasi. Meski jumlah pengunjung Bantimurung tidak seperti sebelum sebelumnya. Namun kami tetap berupaya membangkitkan gairah masyarakat untuk memilih Taman wisata alam Batimurung jadi pilihan pertama.

“Memang ada penurunan pengunjung selama pandemi covid. Tapi menjelang ramadhan ini pengunjung terus meningkat,” ungkapnya.

Meski peningkatannya tidak begitu tajam namun angka ini lebih tinggi selama masa pandemi.

“Sabtu, 10 April kemarin jumlah pengunjung mencapai sekitar 738 orang. Kalau hari ini sekitar 2.794 orang. Angka ini meningkat dibanding hari-hari biasanya,” jelasnya.

Diakuinya selama pandemi selain menerapkan protokol kesehatan covid pihaknya juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung.

“Jadi kami ada kebijakan pembatasan pengunjung dalam satu waktu. Kita tetapkan itu maksimal 3000 orang dalam satu waktu. Misalnya kalau pengunjung sudah mencukupi 3000, makan pengujung yang baru datang menunggu sementara, karena pengunjung yang lebih awal datang juga akan keluar meninggalkan taman wisata untuk kembali le rumah masing masing,” akunya.

Ditambahkan Kabid, untuk menjaga agar para pengujung tetap aman dan tetap patuhi protok kesehatan, maka pihak pengelolah telah melibatkan petugas TNI-Polri BPBD dan Basarnas di Bantimurung. Hal ini dilakukan agar para petugas terus melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang bisa saja terjadi.