Home / Daerah

Minggu, 10 Oktober 2021 - 18:23 WIB

Pembangunan Bandara Hasanuddin Terhambat Akibat Dampak Covid-19

RAKYATSATU.COM, MAROS – Proses Pembangunan dan perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin hingga saat ini masih terus berlanjut, dan ditargetkan akan rampung di akhir tahun 2022

Pihak managemen PT Angkasa Pura I menyampaikan, pemakaian gedung baru Bandara belum bisa dilakukan di akhir tahun 2021, karna hingga saat ini pembangunannya belum mencapai 100 persen.

Menurut General Manager PT Angkasa Pura I wahyudi, keterlambatan proses pembangunan dan perluasan Bandara Sultan Hasanuddin ini di sebabkan PT Angkasa Pura mengalami kerugian sekitar Rp3 Triliun di tahun 2020 akibat pandemi covid-19.

“Angkasa Pura dalam masalah kesulitan keuangan. Kesulitan keuangan Angkasa Pura secara Corpooret rugi sekitar hampir Rp3 triliun. Di tahun ini diperkirakan kerugian yang ditanggung Angkasa Pura Sekitar Rp4 tiriliun. Karena merugi, maka berdampak pada pembangunan bandara Sultan Hasanuddin,” jelasnya, Sabtu (9/10/2021).

Dia menjelaskan, sejauh ini pembangunan bandara Sultan Hasanuddin telah rampung sekitar 72 persen dengan anggaran yang telah digunakan sekira Rp1,9 Triliun.

Pembangunan Bandara Hasanuddin Terhambat Akibat Dampak Covid-19

“Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan dan perluasan bandara ini sebesar Rp2,6 triliun. Kami melihat pembangunannya sudah lebih 72 persenlah. Silahkan hitung, berapa kira-kira anggaran yang sudah digunakan kalau pembangunannya sudah rampung 72 persen,” ujarnya.

Wahyudi menuturkan, sejauh ini, proyeksi pembangunan bandara yang telah dilakukan yakni area terminal penumpang, flyover, jalur utama ke dan dari terminal dan parkir kendaraan roda empat.

“Secara fisik sudah kelihatan selesai beberapa pembangunannya. Tapi kita membutuhkan beberapa penyempurnaan finishingnya. Dan finishing ini membutuhkan biaya yang cukup besar,” imbuhnya.

Wahyudi tidak memungkiri, ada beberapa area yang telah digunakan, seperti area parkir. “Parkirannya sudah digunakan, karena memang pembangunan parkiran telah rampung 98 persen. Hanya saja kami belum mengaktifkan liftnya karena kita masih melakukan koslidersift untuk penghematan,” terangnya.

BACA JUGA :  Tugu Kilometer 0 Sengkang Diresmikan, Bupati Harap Tingkatkan Perekenomian

Nantinya, jika pembangunan Kawasan Bandara ini telah rampung, maka akan memiliki luas 166.000m², dengan daya tampung 15 juta pertahun. Saat ini kapasitas bandara hanya mampu menampung sekitar 7 juta penumpang pertahun.

Share :

Baca Juga

Bone

Jaga Kondusifitas Kamtibmas Selama Bulan Ramadan, Brimob Bone Laksanakan Ini

Bone

Diakhir Kepengurusan, Ini Fakta BAZNAS Bone Besar

Daerah

Personel Korem 141/Tp Dibekali Ilmu Jurnalistik

Daerah

Lewat BPBD, Bupati Bone Berikan Bantuan ke Nenek Korban Kebakaran di Apala

Bone

Turut Sambut Kunjungan Mentan RI di Bumi Arung Palakka, Ini Harapan Danyon Brimob Bone

Daerah

Pantau Langsung Penyekatan Mudik Lebaran, Kapolres Maros Beri Penekanan dan Semangat ke Petugas

Bulukumba

Giliran Kabupaten Bulukumba Dikunjungi Pangdam XIV/Hsn Bersama Istri

Daerah

LKPA dan Umma Maros Lakukan Kerjasama Untuk Beri Pendidikan para Warga Binaan