Home / Daerah / Ekobis / Maros / Teknologi

Rabu, 10 Agustus 2022 - 17:19 WIB

Ini Yang Dipelajari Peserta Dalam Sepekan Pelatihan Emergency Respon Team Kalla

Para peserta Program CSR Emergency Respon Team Kalla atau Pelatihan Basarnas yang diikuti oleh 21 Karyawan Unit Bisnis Kalla yang berlokasi di Kabupaten Maros telah berlangsung selama 7 hari, sejak tanggal 3–9 Agustus 2022 kemarin/ Foto : Dok. Unit Bisnis Kalla

Para peserta Program CSR Emergency Respon Team Kalla atau Pelatihan Basarnas yang diikuti oleh 21 Karyawan Unit Bisnis Kalla yang berlokasi di Kabupaten Maros telah berlangsung selama 7 hari, sejak tanggal 3–9 Agustus 2022 kemarin/ Foto : Dok. Unit Bisnis Kalla

RAKYATSATU.COM, MAROS – Program CSR Emergency Respon Team Kalla atau Pelatihan Basarnas yang dilakukan oleh 21 Karyawan Unit Bisnis Kalla yang berlokasi di Kabupaten Maros telah berlangsung selama 7 hari, sejak tanggal 3–9 Agustus 2022 kemarin.

Program Pelatihan ini sebagai upaya penanggulangan Bencana Alam disambut positif dan antusias oleh para peserta. Para peserta mengaku pelatihan seperti ini merupakan hal yang baru bagi mereka dan bisa menjadi pengalaman berharga untuk mereka.

“Kegiatan ini sangat Positif dan baik bagi kami karena ini merupakan pengalaman yang dibeberapa peserta itu merupaka hal yang baru bagi kami,” ucap Fahrul Indra Reskita yang merupakan salah satu peserta.

Peserta berharap setelah mengikuti kegiatan Program CSR Emergency Respon Team Kalla atau Pelatihan Basarnas ini, agar setelah ini KALLA bisa memiliki Team Emergency sendiri yang bisa membantu penanggulangan bencana Alam maupun Keadaan darurat lainnya.

“Dengan kami diberi pelatihan ini kedepannya, KALLA sudah punya tim Emergency khusus seperti Bencana Alam dan segala hal yang berkaitan dengan itu sehingga tim–tim inilah yang nantinya bisa turun kelapangan,” ucap Fahrul.

Sejauh ini para peserta telah menerima berbagai materi dasar seperti substansi Basarnas, Sejarah Basarnas, Pelatihan pencarian pertolongan, Pelatihan Medis seperti pertolongan pertama pada korban, dan berbagai pelatihan kegawatdaruratan lainnya.

“Materi yang sudah diberikan mulai dari hari pertama hingga ke 6 atau senin ini itu diawali oleh materi seperti substansi Basarnas, Sejarah Basarnas, pencarian pertolongan, dimana posisi teman – teman peserta pada saat terjadi bencana atau musibah kecelakaan. Emergency Respon Team KALLA nanti berperan sebagai apa posisinya? Jadi teman–teman nanti akan masuk di Potensi SAR statusnya nanti. Apabila teman–teman dinyatakan lulus maka berhak menggunakan Privat Rescue,” ujar Arman Aminuddin selaku Koordinator Instruktur.

BACA JUGA :  KSR PMI Unit IAIN Siapkan Relawan Tangguh, Begini Pembekalannya

Arman berharap setelah para peserta lulus mereka bisa mengaplikasikan ilmu dan apa yang telah mereka pelajari selama mengikuti pelatihan. “Harapan kami untuk peserta nantinya bisa mengambil bagian di seluruh wilayah tempat terjadinya kecelakaan atau bencana, jadi ada yang bisa diterjunkan. Pada saat ada emergency terutama teman-teman yang telah diberikan pelatihan ini itu bisa mengaplikasikan atau minimal bisa memberikan pertolongan pertama apa memang membutuhkan. Itu yang sangat kami tekankan kepada para peserta ini,” ujarnya. [Ikhlas/*]

Share :

Baca Juga

Daerah

Sempat Diwarnai Kericuhan, Eksekusi Lahan di Kajang Berakhir Kondusif

Daerah

Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Sulsel Larang Gelar Pesta Tahun Baru

Makassar

Kesal Karena Ditagih, Oknum Kepala UPT SD Aniaya Pemilik Emas

Sinjai

Kajari Sinjai Berganti, Bupati Sebut Banyak Menyelamatkan Aset Pemerintah

Daerah

Pelajar Belum Vaksin Tak Bisa Ikut PTM di Wajo

Daerah

Permantap Latihan Anti Anarkis, Brimob Bone Siap Amankan PON XX Papua

Sinjai

Bupati Sinjai Serahkan Bantuan Hibah Untuk Ponpes dan Lebanga Tahfidzul Quran

Daerah

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai di Sinjai Capai 77 Persen