Home / Daerah

Senin, 10 Mei 2021 - 01:57 WIB

[OPINI] Perjalanan Baznas ke Daerah Terpencil Kabupaten Bone

Catatan Ringan : Hj Farida Hanafing

RAKYATSATU.COM, BONE – Perjalanan indah yang membahagiakan dan telah dinantikan sejak 2018 lalu. Di awal 2018, pimpinan Baznas telah mengagendakan sosialisasi di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Bone yang jumlahnya 27 kecamatan.

Bone bukan hanya berpenduduk besar, wilayahnya sungguh sangatlah luas. Berbatasan dengan Kabupaten Maros, Barru, Soppeng, Gowa, Wajo, dan Kabupaten Sinjai. Ada wilayah kecamatan, yang bila ingin menjangkaunya dengan mudah maka lebih baik melewati kabupaten tetangga.

Sebagai salah seorang pimpinan Baznas yang telah terpilih dan dilantik Juni 2017 lalu, masa sosialisasi itu sangatlah membahagiakan walau tak bisa dipungkiri akan ada lelah perjalanan jauh.

Akan tetapi terobati dengan melihat antusiasme dari peserta sosialisasi. Tantangan masih sangat berat. Memberikan kesadaran berpikir dan bertindak tentang salah satu rukun Islam yaitu zakat.

Masih ada sebagian masyarakat menganggap kewajiban zakat itu hanyalah zakat fitrah yang ditunaikan setiap bulan Ramadhan. Padahal ada kewajiban zakat selain dari zakat fitrah. Yaitu zakat harta yang terdiri dari Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya.

Zakat atas uang dan surat berharga lainnya, Zakat perniagaan, Zakat pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Zakat peternakan dan perikanan, Zakat pertambangan
Zakat perindustrian, Zakat pendapatan/profesi dan Zakat rikaz

Tentu saja masing – masing jenis zakat tersebut ada aturan atau syarat yang harus dipenuhi sebelum dikeluarkan.

Tak terasa, 13 bulan lagi masa kepengurusan kami berakhir tepatnya Juni 2022 Insya Allah.

Belum banyak yang kami lakukan, mungkin sedikit saja bila itu dianggap telah ada. Walaupun demikian, kami terus berusaha menjalankan amanah dengan sungguh – sungguh.

Terus mengajak siapa saja untuk tunaikan zakat, infaq dan sedekahnya melalui lembaga yang telah dibentuk oleh pemerintah. Lembaga yang tidak saja mengumpulkan lalu membagikan dalam bentuk sembako. Akan tetapi dibagikan dengan 5 program yang telah dicanangkan oleh Baznas RI yaitu kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi serta dakwah dan advokasi.

BACA JUGA :  Upacara 17 Agustus Tingkat Kabupaten Maros, Bupati : Semua Sekotr Harus Bangkit

Di bulan Ramadhan ini, untuk program ekonomi, sebanyak 135 mustahiq telah tercatat berhak mendapatkan bantuan produktif untuk menambah modal usahanya. Mereka itu telah berjualan sekian tahun yang hanya cukup untuk makan sehari – hari saja. Semoga dengan tambahan modal usaha dari Baznas, usaha mereka bisa mengalami perkembangan yang berarti.

Seperti pada hari ini Ahad, 09 Mei 2021 sejak pukul 08 pagi, Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Bone Hj Farida Hanafing, ST telah bersiap untuk jalan ke 4 kecamatan yang telah disiapkan bantuannya yaitu Kecamatan Bengo, Lappariaja, Lamuru dan Kecamatan Tellu Limpoe.

Pembagian dilakukan di Kantor KUA masing – masing wilayah dengan dihadiri pula oleh Camat, Kapolsek serta Danramil.

Banyak kesan di setiap tempat pembagian, Alhamdulillah.

Khusus perjalanan ke Tellu Limpoe, sungguh perjalanan yang sangat dinantikan sebab sebelumnya hanya mendengar kisah perjalanan yang lumayan ekstrim dengan jalan yang masih sempit, di satu sisi pegunungan dan sisi lain jurang.

Belokan – belokan tajam perlu diantisipasi oleh staf Baznas Andi Jamilatul Wusta, SH dan Arisal Afandi yang mengendarai mobil pembawa bantuan.

Bersyukur, tiba dengan selamat bersama Kapolsek AKP Kamaluddin, SH serta istrinya, kami menunaikan sholat Dhuhur berjama’ah di salah satu masjid.

Lanjut perjalanan ke Kantor KUA Kecamatan Tellu Limpoe, kami disuguhi pemandangan yang sungguh indah dan menenangkan.

Sayang bila terlewat begitu saja tanpa mendokumentasikan dengan video atau foto. Kabut, sungai dengan bebatuan dan tentu saja air yang jernih. Kami harus berfoto di tempat – tempat indah itu nanti setelah pembagian bantuan produktif. Itu yang ada dipikiran kami.

Kegiatan pembagian bantuan berjalan lancar, diawali dengan sharing business lalu mencari masalah yang dihadapi dan menggali potensi agar mustahiq UMKM ini bisa bangkit dengan penghasilan yang bertambah.

BACA JUGA :  Prajurit Korem 141/Tp dan Balakrem 141/Tp Gowes Bersama

Beberapa trik diberikan misalnya memisahkan uang pribadi dan usaha, menjaga kualitas produk, perbaikan pelayanan, memanfaatkan hp untuk bermedia sosial mempromosikan dan menawarkan produk dan beberapa hal lainnya. Terakhir, tunaikan zakat bila telah masuk nishab atau berinfaq bila ternyata belum memenuhi syarat.

Mulai dengan giatkan sedekah shubuh yang nantinya disetor ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa. Insya Allah, saat ini mereka menjadi penerima bantuan, semoga dengan semoga dengan memulai berinfaq rutin di Shubuh hari di kaleng yang telah disiapkan, kehidupan mereka diliputi keberkahan.

Infaq yang telah masuk ke UPZ, diteruskan ke Baznas Kabupaten Bone untuk membantu saudara lainnya lagi.

Masya Allah… itulah kelebihan berzakat/infaq di lembaga. Mariki’ tunaikan zakat, infaq dan sedekah ta’ melalui Baznas Kabupaten Bone.

Share :

Baca Juga

Daerah

Danyon C Ikuti Acara Tradisi HUT Korps Brimob Polri Di Mako Gegana

Daerah

BPJS Kesehatan Cabang Watampone Gelar FKPPK Tahap I

Daerah

Begini Perkembangan Program Tahfiz Qur’an Pemkab Sinjai

Daerah

Satlantas Edukasi Warga Tertib Protokol Kesehatan

Daerah

Di Musrenbang RKPD Kecamatan, Anggota DPRD Sinjai Minta Pembangunan Diperhatikan

Maros

Usai Dilantik, Calon Paskibraka Maros Mulai Ikuti Latihan

Daerah

Pemkab Sinjai Sosialisasikan Pembaharuan Pelaksanaan Vaksinasi Massal

Daerah

Jelang Pilkades Serentak di Bone Andi Rio Apresiasi Kinerja Polsek Tellu Limpoe