Cegah Covid-19, Danny Pomanto Kerahkan 1.000 Satgas Raika di Lokasi Shalat Ied

RAKYATSATU.COM, MAKASSAR – Untuk mencegah penularan Covid-19, Pemerintah kota Makassar dalam hal ini Walikota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengerahkan Satgas Pengurai Keramaian (Raika).

Satgas Raika ini diturunkan sebanyak 1.000 orang dan di tempatkan di 844 titik lokasi penyelenggaraan shalat ied. Hal itu dikatakan Walikota Makassar saat rakor bersama Wawali dan seluruh SKPD di Ruang Sipakatau, Senin (10/05/2021).

Danny menyarankan untuk lebih memprioritaskan pelaksanaan shalat Ied di ruang terbuka tingkat RW seperti lapangan, jalanan dan halaman masjid. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan massa yang mengabaikan protokol kesehatan.

Danny mengatakan ada 3 pilihan yang bisa diambil. Namun, Danny berharap pilihan terbaik itu dilaksanakan di luar masjid.

“Seperti yang dilakukan di masjid Al-Markas. Itu di masjid tapi di luarnya dilaksanakan. Rata-rata 500 prediksinya, tidak mungkin lah masjid bisa menampung itu 500 orang, kecuali sekaligus dengan jalanan dekat masjid. Kenapa jalanan dekat masjid, supaya sound system bisa dipakai,” ucapnya.

Sementara, Satgas raika mengatur keluar masuknya orang. Memastikan bahwa keluar masuk tidak mengalami penumpukan dan sesuai prosedur Protokol Kesehatan.

“Tim camat, lurah dan RW memastikan seluruh prosedur acara tempat dan waktu. tepat acara, waktu dan tempat. Khusus master dan detektor memastikan bahwa semua kualiatas penyelenggaraan taat protokol kesehatan kemudian SKPD memastikan dua-duanya. Taat protokol dan tidak ada kekurangan dalam penyelenggaraan,” jelasnya.

Danny juga menambahkan, pada malam takbiran Danny akan menyidak titik-titik pelaksanakan shalat ied dan memastikan letak sajadah sudah mematuhi protokol kesehatan yakni dengan jaga jarak.

“Camat dan lurah 5 tahun lalu itu sudah tahu apa tugasnya, dia akan menyebar petugasnya masing masing titik shalat. Sebenarnya titik shalat sekarang lebih sedikit karena masjid itu 1700, sedangkan titik RW-kan 1000 berarti ada pengurangan tempat sebenarnya. Kalau hujan tidak ada pilihan lain selain masuk di masjid,” pungkasnya.