PGRI Maros Peduli, Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Sulbar

Pengurus PGRI Maros menyerahkan bantuan untuk korban bencana Sulbar melalui PMI Maros

RAKYATSATU.COM, MAROS – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa bumi yang terjadi Sulbar, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maros menyerahkan bantuan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros yang diterimah langsung Ketua PMI Maros Chaidir Syam, Rabu (10/02/2021).

Penyerahan bantuan berupa Beras 125 kg, Indomie 50 dos, Biskuit 60 kaleng dan gula pasir 100 kg ,
dihadiri para pengurus PGRI Kabupaten di kantor PMI Maros.

Wakil Ketua dua PGRI Kabupaten Maros Hajerah Kadir mengatakan, bantuan yang diserahkan PGRI Maros melalui PMI Maros adalah bantuan susulan. Bantuan serupa juga sudah diserahkan langsung anggota PGRI di Sulbar pada awal awal terjadinya gempa di Kabupaten Majenne.

“Ini kali kedua PGRI Maros memberikan bantuan, sebelumnya berupa sembako senilai 10 juta, uang tunai 10 juta yang diserahkan langsung oleh Anggota PGRI Maros ke pengurus PGRI Majanne,” kata Hajerah.

Selain itu, lanjut dia, untuk Kabubaten Mamuju, PGRI Maros telah melakukan transfer dana sebesar Rp 30 juta. “Anggota PGRI Maros sudah datang ke lokasi gempa bumi dan menyerahkan secara langsung bantuan tunai kepada pengurus PGRI Mamuju dan Majenne selaku tim penerima bantuan gempa Sulbar,” ujar Hajerah Kadir.

Dikatakan Hajerah, kepedulian para anggota PGRI se-Kabupaten Maros terhadap korban gempa bumi yang terjadi di Sulbar sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan dana yang terkumpul begitu besar hanya dalam waktu beberapa hari saja dana terkumpul hingga puluhan juta rupiah.

Menurut Ketua BKP Maros, kejadian gempa bumi di Sulbar membuat semua lapisan terhenyak dan kaget. Karena dampak dari gempa ini luar biasa. Begitu banyak korban tidak hanya materi, harta, rumah-rumah hancur, fasilitas umum, kantor pemerintahqn, dan lain sebagainya. Bahkan puluhan nyawapun melayang.

“Kejadian ini menimbulkan rasa simpati dan empati semua pihak yang ingin berbagi. PGRI Kabupaten Maros setelah mendapat informasi langsung bergerak melakukan koordinasi di pengurus cabang PGRI di 14 Kecamatan untuk segera melakukan penggalangan dana dari semua anggota PGRI,” jelas ketua Badan Khusus Perempuan (BKP) Maros.

Hajerah mengaku pihaknya sengaja menyerahkan bantu ini ke PMI Maros agar bantuan tersebut tetap sasaran dilokasi korban gempa bumi. “Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, menumbuhkan simpati dan empati para pendidik terutama menjadi contoh Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Bummi Butta Salewangang Maros,” tutup Hajerah Kadir.