Home / Daerah

Jumat, 9 April 2021 - 17:36 WIB

Beri Jaminan Sosial Para Pekerja, Pemkab Maros Lakukan MoU Bareng BPJS Ketenagakerjaan

RAKYATSATU.COM, MAROS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Maros menyelenggarakan MOU jaminan sosial Non ASN, di Kantor Bupati Kabupaten Maros, Jumat (09/04).

Kegiatan penandatanganan MOU terkait jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pegawai Non ASN disambut hangat oleh Bupati Maros, Chaidir Syam. Kegiatan ini merupakan bentuk perlindungan dari resiko kecelakaan yang dapat dialami oleh siapa saja, khususnya pekerja pada saat melaksanakan kerja. Mengingat orang yang mengalami kecelakaan atau meninggal dunia tidak tahu kapan waktu dan dimana tempatnya.

Pemerintah daerah memiliki tujuan untuk menanggulangi terjadinya kemiskinan. Hal ini selaras dengan tujuan pelaksanaan jaminan sosial yaitu agar tidak terjadinya kemiskinan baru.

“Telah dilaksanakan penandatanganan MOU terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pegawai Non ASN sekabupaten Maros. Pemda sebagai pemberi kerja bertugas untuk memberi perlindungan kepada seluruh pekerja yang ada di lingkup wilayah Pemda. Jika ASN dilindungi oleh Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen), untuk Non ASN Itu dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Aminah Arsyad selaku Kepala Cabang BPJS ketenagakerjaan Kabupaten Maros usai penandatanganan.

Sejak awal April terdata 4.300 pekerja Non ASN di Pemda kabupaten Maros telah terlindungi untuk dua program jaminan sosial. Dua program jaminan sosial dimaksud ialah program kecelakaan kerja dan program jaminan kematian.

Untuk sistem jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, akan ditanggung 100% oleh pemberi kerja dalam hal ini Pemda Maros, tanpa ada pemotongan gaji Non ASN. Batas upah 2021 sampai juni sebesar Rp. 1 juta dengan iuran Rp. 5.400 untuk dua program kerja. Namun ada kenaikan iuran Rp. 4.000 maka total iuran perjuli 2021 sebesar Rp. 9.400.

“Jika meninggal karena sakit itu akan diberikan jaminan sebesar Rp. 42 juta. Jika terjadi kecelakaan kerja sebesar 48 kali dari upah yang dilaporkan. Tidak sampai disitu, biaya pemakaman, santunan berkala, serta beasiswa untuk dua anak juga akan diberikan. Tanggunan beasiswa bagi anak yang orang tuanya mengalami kecelakaan kerja akan ditanggung mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi dengan total Rp. 174 juta,” penjelasan lanjut Aminah.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Amran Mahmud Kunjungi Warganya Yang Terkena Dampak Angin Puting Beliung

Daerah

Puluhan Santri Ikuti Wisuda Rumah Tahfid Al Furqan

Daerah

Bupati Andi Seto : Pancasila Harus Tertanam Dalam Hati

Daerah

Ini Fakta Jurnalis Bone Jadi Relawan di Sulbar

Daerah

Gerakan Kemanusiaan Baznas Bone Pekan Ini Warga Sibulue

Bone

Patroli SAR Brimob Bone Bantu Korban Laka Lantas Di Depan SPBU Cellu

Sinjai

Program Andhika Scholarship Award Diapresiasi Bupati Sinjai

Daerah

Direncanakan Besok, Vaksinasi Simbolis Akan Dimulai Pimpinan Daerah dan Forkopimda