Home / Daerah / Sinjai

Senin, 8 November 2021 - 22:03 WIB

Gerak Cepat, Begini Langkah Pemkab Sinjai Minimalisir Dampak Bencana

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Berdasarkan penyampaian dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang peringatan dini terkait fenomena ‘La Nina’ yang diperkirakan terjadi hingga Februari 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai telah melakukan pemetaan terhadap wilayah potensi bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman, mengungkapkan hasil pemetaan yang dilakukannya di beberapa wilayah di Kabupaten Sinjai dinilai rawan bencana.

Pemetaan tersebut dilakukannya berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta sesuai dengan perintah Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA).

“Berdasarkan hasil pantauan kita, telah dipetakan di Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Barat, Sinjai Tengah, dan sebagian Sinjai Selatan rawan bencana longsor,” ungkap Budiaman saat ditemui usai pelaksanaan Apel Siaga Gelar Pasukan di halaman Eks Kantor Bupati Sinjai, Senin (08/11/2021).

Sementara lanjut Budiaman, untuk Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai Timur dan sebagian di Sinjai Selatan dan Sinjai Tengah dinilai rawan banjir.

Tidak hanya itu, di beberapa wilayah juga diprediksi akan terkena angin kencang.

Untuk menghadapi ancaman terhadap wilayah yang rawan bencana tersebut, pihaknya telah menyiapkan personel dan peralatan dalam penanggulangan jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

Bahkan, ia telah menerima bantuan logistik dan peralatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktur Logistik dan Peralatan atas permintaan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA).

“Bapak Bupati (ASA-read) punya perhatian besar terhadap upaya penanggulangan bencana dengan orientasi keselamatan warga menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Secara terpisah, Bupati ASA menghimbau masyarakat Sinjai tetap waspada sekaligus menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan, aktif memonitor perkembangan cuaca yang dikeluarkan BMKG, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana.

Serta meminta pemerintah kecamatan dan pemerintah desa/kelurahan untuk aktif memberi edukasi terkait mitigasi bencana, tetap siaga, waspada dan tetap membangun kesiapsiagaan dalam mewaspadai dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya minta kepada semua elemen masyarakat segera laporkan segala bentuk kejadian bencana kepada pemerintah melalui BPBD Sinjai,” pintanya.

Share :

Baca Juga

Maros

Pasar Turikale Bakal Direhab, Wabup Maros Beri Peringatan Terakhir Pedagang Untuk Pindah

Bone

189 Peserta Cata PK TNI AD Sub Panda Bone Laksanakan Sidang Parade

Sinjai

Begini Bentuk Perhatian Bupati Sinjai Terhadap Pondok Pesantren

Daerah

Bupati Sinjai Harap Hari Raya Idul Fitri Dijadikan Ajang Introspeksi Diri

Daerah

DPRD Sinjai Setujui Ranperda Perubahan Tentang RPJMD 2018-2023

Daerah

Polres dan Pol-PP Asahan Kompak Lakukan Operasi Yustisi Penegakan Prokes

Bone

Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Ini Pesan Danyon Kepada Anggotanya

Daerah

Percepatan Digitalisasi, Insentif Petugas Keagamaan di Sinjai Dilakukan Secara Elktronik