Home / Daerah

Kamis, 8 Juli 2021 - 18:11 WIB

Sosilaisasi IETPD dan QRIS, Kaswadi Harap Bisa Diimplementasikan

RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng bekerjasama Bank Indonesia (BI) menggeelar sosialisasi dan diskusi Indeks Elektronikfikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) dan Quick Response Indonesia Standar (QRIS) serta Penyusunan Roadmap Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Soppeng HA Kaswadi, dan dihadiri Sekda Soppeng, asisten pemerintahan umum dan kesra, asisten perekonomian dan pembangunan, SKPD terkait, pimpinan Bank Sulselbar Cabang Soppeng, di Aula Badan pengelola keuangan dan pendapatan daerah (BPKPD) Kabupaten Soppeng, Kamis (8/7/2021).

Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak dalam sambutannya mengharapkan sosialisasi ini tidak disia-siakan, mengingat begitu pentingnya bagi negara sehingga Bank Indonesia sampai ujung tombak, yang dulunya hanya di ibu kota Jakarta paling jauh di provinsi.

“Kami di Pemerintah Daerah berharap bahwa Soppeng ini mungkin jadi pilot proyek sebagai kota transaksi digital,” kata Kaswadi dalam forum itu.

Lanjut Kaswadi, kegiatan ini patut di apresiasi karena memang saat ini sudah menjadi kebutuhan kedepan, untuk itu kepada tim TP2DD bekerja maksimal, agar program ini terlaksana dengan baik.

“Tentu saya mengharapkan dari hasil Sosialisasi dan diskusi ini, agar di implementasikan di tengah masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia provinsi Sulawesi Selatan, Iwan Setiawan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama dan dukungan terutama dalam hal untuk memajukan ekonomi keuangan digital di seluruh Sulawesi Selatan, lebih khusus di kabupaten Soppeng.

“Kami mencatat betapa sebetulnya kabupaten Soppeng memberikan kontribusi yang baik terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan, karena di akhir tahun 2020 di tengah-tengah kondisi sulit, tapi kabupaten Soppeng sudah berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif, beberapa kabupaten masih terkontraksi artinya tumbuh negatif,” jelasnya.

BACA JUGA :  DTPHPKP Sidrap Evaluasi Pengimputan Data Simluhtan, RDKK dan E-Alokasi Pupuk

Diapun menjelaskan kehadiran pihaknya di Kabupaten Soppeng ialah untuk sharing tentang TP2DD, dimana TP2DD juga punya target, itu namanya indeks elektronifikasi Pemda.

“Tentu jelas supaya nanti kalau kita sudah paham kerjanya tentu lebih terarah dan kami sangat percaya dan yakin di kabupaten Soppeng nanti juga dapat mengalami perkembangan cepat, progresif di dalam pengembangan ekonomi keuangan di gital,” katanya.

“Dalam kesempatan ini kami berharap dilevel teknis dapat merumuskan roadmap pengembangan ekonomi keuangan digital di kabupaten Soppeng,” sambungnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Anggota DPR RI Kamrussamad Apresiasi Kinerja Bupati Sinjai

Bone

Polisi Ungkap Fakta Raibnya Ratusan Juta Uang Milik Legislatiif Bone

Asahan

Rombongan Pelajar SMA Negeri 3 Kisaran Datangi Ruang Kerja Wabup Asahan, Ada Apa?

Daerah

Begini Cara Sekretariat DPRD Sinjai Maknai Hari Kartini

Daerah

Hari Radio Nasional, Bupati Sinjai Ajak Masyarakat Rayakan Kehadiran Radio

Sinjai

KKP-RI Gelar Konsultasi Publik Peningkatan Infrastruktur Budidaya Air Payau

Daerah

Bupati Maros Buka Pelaksanaan Workshop Menu Pangan Lokal

Maros

Warga Maros Berdesak-desakan Demi Dapatkan Minyak Goreng Murah