Agenda Seremonial Gubernur Sulsel Disorot Organisasi Media

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah didampingi Bupati dan Forkpimda Sinjai saat meresmikan jalan aspal di Desa Botolempangan/ Doc. Pemprov Sulsel

RAKYATSATU.COM, WAJO – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof HM Nurdin Abdullah diwacanakan bakal mengunjugi Bumi Lamaddukelleng, Wajo.

Agenda kunjungan ditengah meningkatnya angka Covid-19 di wilayah Sulsel, Gubernur berencana membuat kegiatan seremonial di wilayah Kabupaten Wajo.

Gubernur Sulawesi Selatan beserta rombongan dikabarkan akan tiba di kabupaten Wajo Sabtu (09/01/2021) sore dan akan menginap di Hotel Sallo Mall.

Dari informasi yang diperoleh, Prof Nurdin Abullah rencananya akan melakukan Peninjauan Pembangunan Irigasi Cenranae, Desa Lampulung, Kecamatan Pammana dan Peresmian Lima Ruas Jalan Bantuan Gubernur Sulawesi Selatan (Dana Transfer APBD Provinsi Sulawesi Selatan).

Selain itu, Prof Nurdin Abdullah juga akan menggelar Rapat Pemaparan Program Strategis Kabupaten Wajo Tahun 2021 dan melanjutkan Peninjauan Ruas Jalan Poros Lajokka-Desa Lowa, Tanasitolo-Macero, Belawa.

Ketua JMSI Sulsel Bakri Remmang, menilai Pemerintah gagal memberikan contoh baik kepada masyarakat soal penanganan Covid-19, lantaran masih mengundang kerumunan dengan kegiatan seremonial.

“Gubernur Sulsel harusnya memberi contoh yang baik dalam penanganan covid-19 di wilayahnya, jangan justru hendak ‘keluyuran’, Pemerintah sedianya memberi contoh agar tidak membuat kegiatan yang mengundang kerumunan bukan malah sebaliknya,” kata Ketua JMSI Sulsel, Bakri Remmang, Jumat (08/01/2021)..

Sebelumnya, Pemerintah Daerah melalui Bupati Wajo Dr H Amran Mahmud menyatakan kesiapannya melaksanakan bersiap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena kasus terkonfirmasi Covid-19 terus mengalami peningkatan.

“Perlu ada kesiapan-kesiapan. InsyaAllah, Senin 11 Januari nanti sesuai informasi, kemungkinan besar akan dilakukan PSBB seluruh Indonesia, sehingga kita harus menyikapi secara bersama supaya programnya terintegrasi,” kata Dr Amran Mahmud.

Sekedar diketahui sudah ada 502 kasus terkonfirmasi di Bumi Lamaddukelleng (gelaran Kabupaten Wajo) itu sejak corona merebak.