Bupati Sinjai Beber otensi Wisata dan Strategi Untuk Bangkitkan Ekonomi

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Bupati Sinjai Andi Seto Asapa memaparkan potensi pariwisata di Kabupaten Sinjai dan strategi bangkit dari pandemi Covid-19 dalam sebuah webinar nasional, Rabu (7/04/21).

Seminar daring yang bertema “Bangkitkan Ekonomi Melalui Pariwisata dan Ekonomi Kreatif” ini digagas oleh media Radar Selatan yang merayakan HUT Ke 13 dan milad ke 3 KAHMI preneur dengan menghadirkan keynote Speaker Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S. Uno.

Selain Bupati ASA juga menghadirkan beberapa narasumber perwakilan dari Gubernur Sulsel, Pemkab Bulukumba dan Ketua Masata Sulsel Hatta Alwi Hamu, Keua HIPMI Sulsel A. Rahmat Manggabarani serta Content Creator Tuming dan Abu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati ASA menyampaikan bahwa Kabupaten Sinjai memiliki obyek wisata yang lengkap mulai dari pantai hingga perbukitan sangat menawan dan tak diragukan lagi keindahannya.

Apalagi banyak objek wisata yang terbilang alami dengan udaranya yang segar dan juga pemandangan yang menakjubkan sehingga Sinjai memiliki motto ‘Ayo ke Sinjai Beauty of Nature’.

Berapa obyek wisata priotas yang kini dikembangkan oleh Pemkab Sinjai kata ASA diataranya Hutang Mangrove Tongke-tongke, Pulau Larea-Rea, Air Terjun Kembar Batu Barae dan Taman Hutan Raya di Kecamatan Sinjai Borong.

“Selama beberapa tahun terakhir ini kami menggelontorkan dana untuk menambah fasilitas dan prasarana penunjang yang ada di obyek wisata tersebut dan Alhamdulillah meski kondisi new bormal, jumlah pengunjung wisata di Sinjai tetap meningkat, hal ini terbukti PAD sektor wisata tahun lalu melampaui dari target,” kata Bupati ASA.

Lebih lanjut dikatakan bahwa perkembangan pariwisata di Sinjai telah menimbulkan dampak multiplier efek dengan banyaknya tenaga kerja yang terserap melalui obyek wisata, pelaku UMKM semakin berkembang dan perekonomian masyarakat setempat juga berkembang.

Khusus di masa adaptasi kebiasaan baru ini, lanjut ASA, Sinjai menerapkan skema protokol kesehatan dan menerapkannya secara ketat di sejumlah destinasi wisata sehingga tidak menimbulkan kluster baru dalam penularan Covid-19.

“Melalui surat edaran Bupati kita menerapkan skema peberapan protokol kesehatan bagi warga selama berada di obyek wisata termasuk pengurangnan jam kunjungan obyek wisata. Alhamdulillah melalui strategi ini kunjungab wisata kembali menggeliat,” jelasnya.

Selain itu Pemkab Sinjai mendorong Pemerintah desa untuk mengembangkan potensi wisata yang ada diwilayahnya masing-masing dan hal ini dibuktikan dengan banyaknya obyek wisata baru yang dikembangkan oleh Pemerintah desa.

“Hingga saat ini suda ada 11 desa yang kami dorong menjadi desa wisata dan hal ini sangat bagus karena akan mebambah pendapatan desa dan ekonomi di desa semakin berkembang, ” jelasnya.

Terakhir, Bupati ASA juga memaparkan secara singkat ekonomi kreatif yang ada di Sinjai mulai dari berbagai hasil kerajinan tangan dari daun lontar, kerajinan kerang, kerjainan bambu, Kayu pakis hingga produk unggulan seperti markisa dan minuman khas Sinjai.