Home / Daerah

Rabu, 6 Januari 2021 - 05:36 WIB

LSM Minta Keterbukaan Informasi Mengenai Data Covid di Soppeng

RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Keterbukaan informasi mengenai kasus Covid-19 sangat diperlukan. Disamping agar dapat meningkatkan antisipasi penyebaran yang semakin meluas juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa Covid-19 benar-benar ada. Tanpa keterbukaan informasi, masyarakat dinilai melawan Covid-19 dengan mata tertutup.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ampera, Ilyas mengatakan, transparansi data Covid-19 untuk masyarakat sangat penting, belum lagi saat ini sudah banyak masyarakat Soppeng yang terpapar Covid-19.

“Sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) kita yang menjadi garda terdepan dan paling patuh terhadap Protokol kesehatan juga ikut terpapar,” kata Ilyas, Rabu (06/01/2021).

Menurutnya, banyaknya Nakes yang terpapar, maka transparasi informasi mengenai Covid-19 sangat dibutuhkan, agar masyarakat lebih berhati-hati menjaga diri karena penyebaran semakin banyak.

“Informasi tersebut penting, karena sekaligus sebagai warning agar masyarakat lebih berhati-hati menjaga diri karena penyebaran semakin banyak, apalagi yang banyak terpapar justru pegawai kesehatan yang notabenenya dianggap paling mengerti dan patuh terhadap prokes covid-19, sekali lagi informasi civid-19 sangat penting karena bagian dari edukasi kepada masyarakat Soppeng,” jelasnya.

Dirinya berharap agar pihak berwenang memberikan data atau membuka data agar masyarakat mengetahui penyebaran dan penanganan Covid-19 di Soppeng.

“Saya berharap kepada pihak yang berwenang agar memberikan data atau informasi kepada awak media terkait covid-19, sehingga masyarakat mendapat informasi yang utuh. Hal ini juga untuk menghindari informasi hoax,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Soppeng, Sallang dihubungi melalui pesan Whatsappnya, mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Soppeng tidak pernah menjawab pertanyaan dari awak media.

Meningkatnya kasus Covid-19 di Soppeng dibenarkan Kapolres Soppeng AKBP Mohammad Roni. Dia menyebutkan pertanggal 5 Januari 2021, jumlah kasus Covid-19 di Soppeng sudah mencapai total 460 kasus.

Sementara data terakhir pasien positif meninggal dunia yang diketahui awak media yakni, Kepala Puskesmas Pacongkang, Kecamatan Liliriaja, di Rumah Sakit Covid-19, Selasa 5 Januari kemarin.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pelajar Pergis Ganra Tidak Diperbolehkan PTM Jika Belum Vaksin

Daerah

Awal Tahun 2021, Ketua II Baznas Bone Tiba-tiba Ke RSUD Tenriawaru Bone

Sinjai

Dinas Perpustakaan Sinjai Mulai Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital

Daerah

Program Tahfizul Quran Pemkab Sinjai Dapat Respon Positif

Daerah

Baznas Bone Bantu Lansia di Rumah Sakit dan Antar ke Balai Lansia Gowa

Sinjai

Diskominfo Sulsel Monitoring Perkembangan KIM di Sinjai

Daerah

Lewat Gowes Kamtibmas Yon C Pelopor Telusuri Kampung Palakka-Cabalu

Bone

Usia Tua Bukan Penghalang, PB Dua Putra Saltim Apala Gelar Turnamen Bulutangkis Veteran Minimal Usia 45 Tahun