Home / Daerah

Selasa, 5 Oktober 2021 - 19:18 WIB

Warga Keluhkan Truk Parkir yang Sebabkan Kemacetan, UPPKB Maccopa Lakukan Ini

RAKYATSATU.COM, MAROS – Truk kendaraan pengangkut barang yang tidak melalui Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan bermotor (UPPKB) Maccopa, Kabupaten Maros, melakukan parkir di tepi jalan Poros Makassar-Maros, sehingga mengakibatkan kemacetan disepajang jalan.

Basri Mahmud salah seorang pengguna jalan pada wartawan mengatakan, supir truck parkir ditepi jalan untuk menghundari sanksi tilang atau bongkar muatann di dalam jembatan timbang.

“Supir Truk yang merasa lebih muatanya terpaksa parkir ditepi jalan karena takut sanksi petugas Dishub jembatan timbang,” terang Basri Mahmud.

Akibatnya kata Basri, parkit ditepi jalan membuat pengguna jalan lainnya terkena dampak kemacetan. “Kejadian ini bukan hanya satu dua kali, tapi hampir setiap hari kami terjebak macet. Langganan macet itu kami rasakan jika sudah masuk wilayah Maros,” keluhnya.

Lanjut Basri, kejadian seperti ini harusnya menjadi perhatian Pemerintah setempat, sehingga alur lalulitas tetap lancar dan tidak merugikan pengguna jalan lainnya.

Petugas UPPKB Maccopa saat periksa muatan truk pengangkut barang

“Truk yang parkir itu sudah jelas pelanggaranya, muatanya pasti lebih dan truk yang sudah dimodifikasi bodinya pasti tidak miliki buku Kir. Area tempat parkir juga sudah tidak benar dan hanya menggangu kelancaran lalulintas,” terangnya.

Untuk itu, dia meminta agar petugas gabungan baik dari Pemerintah maupun dari Kepolisian memberikan ketegasan agar tidak terjadi hal serupa secara terus-menerus.

“Harus ditindak tegas, jangan biarakan keresahan masyarakat berlarur-larut. Karena pelanggaranya sudah jelas dipamer ditepi jalan tapi belum ditindak dengan cara tilang,” tegasnya.

Sementara itu, Korsatpel Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Maccopa, Andi Amir Naulir saat dikonfirmasi mengatakan, para sopir truk pengangkut barang melakukan parkir tepi jalan diduga karena melebihi batas tonase.

“Para sopir truk sengaja menghindari penindakan di Jembatan Timbang Maccopa sehingga mereka memilih parkir ditepi jalan sambil menunggu petugas jembatan timbang berhenti oprasi,” ujar Andi Amir.

Untuk itu, menertibkan supir truk yang biasa melakukan pelanggaran muatan, pengawasan muatan angkutan barang pada jembatan timbang Maccopa dilakukan 24 jam. Hal ini juga dilakukan karena banyaknya truck angkutan megalami kecekalan yang diakibatkan kelebihan angkutan.

“Sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat dan pengguna jalan, kami melakukan pengoperasian jembatan selama 24 jam, dengan harapan truk angkutan tidk overloading hingga berisiko bagi pengguna jalan lainya,” kunci Andi Amir.

Share :

Baca Juga

Bone

Pahlawan, Catatan Pinggir : Bahtiar Parenrengi

Daerah

Danyon C Ikuti Acara Tradisi HUT Korps Brimob Polri Di Mako Gegana

Wajo

Personel dan PNS Kodim 1406/Wajo Dapatkan Materi Operasi Gaktib Terkait Ini

Daerah

Pemprov Sulsel Silaturahmi Secara Virtual, Bupati : Tidak Mengurangi Esensi Silaturahmi

Daerah

Danrem 141/Tp Kompak Bupati Bone Launching Tagline ASR di Bumi Arung Palakka

Daerah

Masa Jabatan Habis, 47 Kades di Sinjai Terima SK Pemberhentian

Bone

2088 Pemuda Sub Panda Bone Korem 141/Tp Bersaing Jadi Tamtama TNI AD

Daerah

Pemkab Asahan Rakor Penanganan dan Peningkatan Vaksin