Tips Cara Mengatasi Depresi Usai Liburan

Liburan bersama keluarga/ Ist.

RAKYATSATU.COM – Kamu pasti ingin merasa santai dan bahagia sepulang dari liburan. Namun tak jarang, kamu malah merasa sebaliknya. Kamu mungkin akan merasa sedih, tertekan, dan rindu dengan suasana liburan.

Jika begitu, bisa jadi kamu mengalami depresi setelah liburan atau lebih familiar disebut post-vacation blues (PVB) atau post-holiday syndrome (PHS).

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan sebelum berangkat liburan untuk mencegah PVB. Namun, jika saat kembali kamu tetap merasakan hal itu, tak perlu khawatir. Ada beberapa cara efektif untuk mengatasi PVB yang bisa kamu coba.

1. Rencanakan liburan selanjutnya

Seperti dilansir dari Huffington Post, bagian paling membahagiakan dari liburanmu mungkin bukan liburan itu sendiri tapi momen yang mengarah ke sana.

Berdasarkan studi tahun 2010 yang dipublikasikan lewat jurnali Applied Research in Quality of Life, merencanakan liburan saja bisa meningkatkan tingkat kebahagiaan.

2. Buat ulang makanan favoritmu saat liburan

Berdasarkan penelitian, makanan dan kenangan sangat berkaitan satu sama lain. Maka dari itu beberapa jenis makanan bisa membawa kamu mengenang masa kecil. Hal serupa bisa dilakukan untuk mengenang perjalananmu.

Kamu bisa coba membuat kembali makanan favoritmu saat liburan. Jika ingin lebih total, kamu bisa juga menyempurnakan kuliner tertentu dari lokasi terbaru yang kamu datangi.

Misalnya, jika kamu menyukai ramen di Jepang atau pasta buatan tangan di Italia, kamu bisa mengecek kelas memasak lokal untuk menyempurnakan makanan tersebut.

3. Membersihkan rumah

Hidup dengan lebih sedikit barang sangat mungkin dilakukan, apalagi kamu sudah berhasil melakukannya saat liburan dan hanya membawa sedikit barang di koper.

Kamu bisa meneruskan kebiasaan liburan tersebut untuk memotivasimu membersihkan rumah. Lihat lemarimu seperti halnya kamu melihat koper untuk liburan, lihat benda apa saja yang benar-benar penting.

Kamu bisa mencoba metode Marie Kondo yang terkenal. Simpan hanya barang-barang yang memberi kebahagiaan. Area rumah yang padat dan terkesan menumpuk bisa memengaruhi mood menjadi negatif. Mengubah area tersebut, meski sedikit saja, bisa meningkatkan kondisi pikiranmu.

4. Bawa suasana luar rumah ke dalam rumah

Saat pandemi seperti ini, kamu mungkin tidak bisa berjalan-jalan keluar rumah untuk mencari suasana menyegarkan. Maka dari itu, kamu tetap bisa membawa suasana luar rumah ke dalam.

Peneliti menemukan orang-orang akan mendapatkan keuntungan terapeutik dari melihat, mendengar, mencium, bahkan merasakan elemen natural.

Buka jendela untuk mendengarkan burung berkicau, bau rumput yang baru dipotong, atau mulai berkebun di teras rumahmu.

5. Lakukan kebiasaan baru

Bukan tidak mungkin ketika liburan kamu menemukan kebiasaan baru yang sangat ingin kamu lakukan saat kembali ke rumah. Menemukan kebudayaan baru memang jadi salah satu alasan orang-orang bepergian.

Kamu mungkin bisa terus mempelajari bahasa baru yang kamu temukan saat liburan. Kamu juga bisa mencoba cara baru memasak, makan, berolahraga, berkebun, belanja, atau berpakaian. Kamu bahkan bisa hidup dengan barang yang lebih sedikit.

Hal apa pun yang menarik bagimu saat liburan bisa dipertimbangkan untuk tetap diteruskan sebagai rutinitas saat kembali pulang.

Sumber : Kompas.com